Alcaraz Merasa Segar Secara Mental Jelang Tampil di Shanghai Masters

Jumat, 09 Okt 2026, 00:02 WIB

SHANGHAI, TIONGKOK — Carlos Alcaraz tiba di Shanghai dengan modal kepercayaan diri setelah sukses merebut gelar Japan Open. Petenis Spanyol itu mengaku berada dalam kondisi “segar secara mental” menjelang penampilannya di Shanghai Masters, meski tubuhnya masih beradaptasi dengan tuntutan pertandingan setelah pulih dari cedera pergelangan tangan.

Alcaraz, yang kini menempati peringkat ketiga dunia, baru saja mengakhiri penantian gelar setelah menjuarai Japan Open di Tokyo. Dalam pertandingan final, Selasa (6/10), dia mengalahkan petenis Ceko Jiri Lehecka 7-6 (7-4), 6-4. Gelar tersebut menjadi yang pertama bagi Alcaraz sejak kembali berkompetisi setelah absen sekitar empat setengah bulan akibat cedera.

Ket. Foto: Carlos Alcaraz berbicara dalam konferensi pers jelang tampil di Shanghai Masters, Kamis (8/10). — Sumber: ATP

“Saya merasa sangat baik. Secara fisik saya baik-baik saja dan secara mental saya merasa segar,” kata Alcaraz dalam konferensi pers di Shanghai, Kamis (8/10). “Saya berlatih dengan sangat baik, jadi kita lihat saja nanti.”

Cedera pergelangan tangan membuat Alcaraz harus menepi sejak April hingga kembali bertanding di US Open pada Agustus. Setelah menjalani pemulihan cukup panjang, petenis berusia 23 tahun itu mulai menemukan kembali ritmenya di lapangan.

Namun, Shanghai menghadirkan tantangan tersendiri. Alcaraz belum pernah melangkah lebih jauh dari perempat final dalam dua penampilannya sebelumnya di turnamen tersebut. Pada edisi tahun lalu, ia bahkan absen karena persoalan kebugaran. Pada penampilan terakhirnya di Shanghai, 2024, langkah Alcaraz terhenti di perempat final.

Alcaraz juga menyadari bahwa fase musim seperti ini bukan periode yang selama ini paling menguntungkannya. Setelah US Open, para petenis memasuki rangkaian turnamen Asia yang padat sebelum musim berakhir.

“Kalau melihat beberapa tahun terakhir, mungkin tur atau bagian musim seperti ini bukan yang terbaik bagi saya,” ujar Alcaraz.

Meski demikian, juara Japan Open itu menegaskan siap menghadapi tantangan di Shanghai. “Saya siap menghadapi tantangan,” katanya.

Alcaraz akan memulai kiprahnya di babak kedua dan menghadapi pemenang pertandingan antara petenis Argentina Juan Manuel Cerundolo dan petenis Kolombia yang lolos dari kualifikasi, Nicolas Mejia.

Peluang Alcaraz untuk melangkah jauh juga terbuka setelah petenis nomor satu dunia Jannik Sinner memutuskan mengakhiri musim 2026 lebih awal akibat cedera lutut. Dengan absennya Sinner, dua nama besar yang menjadi pesaing utama Alcaraz di Shanghai adalah Alexander Zverev dari Jerman dan Novak Djokovic dari Serbia.

Sementara itu, Djokovic memberikan dukungan terhadap keputusan Sinner untuk mengakhiri musim lebih cepat demi memulihkan kondisi fisiknya.

Petenis Serbia berusia 39 tahun itu menilai Sinner mengambil keputusan yang tepat dengan memikirkan karier dalam jangka panjang.

“Dia harus berpikir jangka panjang. Itu keputusan yang cerdas karena, sebagai seseorang yang selalu berusaha melihat gambaran besarnya, saya sangat mendukung hal itu,” kata Djokovic.

Menurut pemilik 24 gelar Grand Slam tersebut, seorang atlet harus memberikan kesempatan kepada tubuhnya untuk pulih sepenuhnya agar dapat memperpanjang karier dan memiliki lebih banyak kesempatan mencapai target-targetnya.

“Penting untuk memberi diri sendiri lebih banyak tahun dalam karier, sehingga Anda memiliki lebih banyak kesempatan untuk mencapai semua tujuan,” ujarnya.

Djokovic datang ke Shanghai dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjuarai China Open di Beijing. Gelar tersebut merupakan trofi ke-102 sepanjang kariernya dan menjadi modal berharga sebelum tampil di Shanghai Masters.

Shanghai juga menjadi turnamen spesial bagi Djokovic. Ia telah empat kali menjadi juara di sana, meski gelar terakhirnya diraih pada 2018.

“Itu adalah pekan yang luar biasa bagi saya di Beijing, tanpa diragukan lagi menjadi pekan terbaik saya tahun ini,” kata Djokovic. “Saya berusaha menggunakan kepercayaan diri itu dan berharap bisa kembali melangkah jauh.”

Djokovic akan mengawali perjuangannya di Shanghai pada babak kedua dengan menghadapi petenis Polandia Hubert Hurkacz.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.