World Coconut Day 2026, Menko Pangan: Kelapa Komoditas Sangat Strategis dan Bernilai Tambah
📅 Kamis, 08 Okt 2026, 13:45 WIB | Oleh: SriyonoDi tengah perubahan preferensi konsumen, diversifikasi produk turunan seperti air kelapa, krim kelapa, hingga virgin coconut oil (VCO) menjadi andalan pemenuhan pangan global. Dan saat ini, pasar global untuk minuman siap saji berbasis kelapa mengalami pertumbuhan pesat.
Kedua, sebagai sumber energi terbarukan (Securing Energy) dimana bagian limbah kelapa seperti sabut (coconut husk), batok (coconut shell), dan kayu kelapa tua dimanfaatkan sebagai bahan baku energi hijau terbarukan.
Kelapa diintegrasikan ke dalam pengembangan biofuel generasi kedua, briket, serta biochar yang mampu menekan emisi karbon dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Ketiga, sebagai penopang Penghidupan (Securing Livelihoods) dimana industri kelapa menjadi pilar ekonomi dan lapangan kerja bagi jutaan petani kecil di wilayah tropis.
Melalui program hilirisasi komoditas, negara produsen seperti Indonesia yang memproduksi sekitar 2,1 juta ton kelapa per tahun, berfokus mengolah produk di dalam negeri agar memberikan nilai tambah ekonomi langsung yang jauh lebih besar bagi kesejahteraan para petani lokal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!