Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

World Coconut Day 2026, Menko Pangan: Kelapa Komoditas Sangat Strategis dan Bernilai Tambah

📅 Kamis, 08 Okt 2026, 13:45 WIB | Oleh:
World Coconut Day 2026, Menko Pangan: Kelapa Komoditas Sangat Strategis dan Bernilai Tambah Doc: antara foto
Ket. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan pada acara 'World Coconut Day 2026' di Manado.

MANADO - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan pada acara 'World Coconut Day 2026' menegaskan, kelapa adalah komoditas yang sangat strategis dan memiliki nilai tambah yang tinggi.

"Perkebunan dan hilirisasi produk kelapa mendapat perhatian khusus Bapak Presiden," kata Menko Zulhas di Manado, Kamis (8/10).

Menurut Menkop, berkali-kali topik hilirisasi kelapa menjadi topik pembahasan rapat terbatas yang dipimpin langsung Presiden.

Karena itu, ia menjelaskan, tugas yang dulu dikenal dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) yang dulu dikelola oleh Kementerian Ekonomi, sekarang dipindah ke Kemenko Pangan.

"Tinggal menunggu harmonisasi. Kelapa ini akan menjadi salah satu komoditas yang utama untuk kita kembangkan," katanya.

Menurut Menko Zulhas, nilai ekonomi kelapa sekarang ini lebih tinggi dari nilai-nilai perkebunan yang lain.

Bahkan teman-teman penghasil sawit mengatakan, komoditas kelapa sekarang lebih menguntungkan, jauh lebih tinggi nilainya daripada hasil perkebunan lainnya.

"Atas nama pemerintah Indonesia, saya mengucapkan selamat datang kepada para delegasi negara-negara anggota International Coconut Community (ICC)," katanya.

Menko Zulhas juga memberikan apresiasi kepada ICC atas penyelenggaraan perayaan tahun ini yang mengangkat tema 'Coconut in Times of Uncertainty: Securing Food, Energy, and Livelihoods'. Tema yang artinya "Kelapa di Masa Ketidakpastian: Mengamankan Pangan, Energi, dan Penghidupan" itu sangat relevan dengan tantangan global pada saat ini.

"Di bawah kepemimpinan bapak Presiden Prabowo, sektor pertanian dan pangan dikukuhkan sebagai prioritas utama pembangunan nasional untuk Indonesia," katanya.

Acara 'World Coconut Day 2026' di Kota Manado, dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, bupati dan wali kota, Direktur Jenderal International Coconut Community (ICC) Jelfina C. Alow, pejabat setingkat deputi dari Malaysia, Filipina, Papua Nugini, perwakilan duta besar negara sahabat, akademisi, pelaku usaha, petani kelapa, serta undangan lainnya.

Acara berskala global ini diselenggarakan oleh ICC yang berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di Manado pada tanggal 7–10 Oktober 2026.

Tema ini menyoroti bagaimana kelapa memiliki peran yang sangat krusial dalam menghadapi ketidakpastian iklim dan ekonomi global melalui tiga pilar utama:

Pertama, sebagai komoditi yang menjamin pangan (Securing Food) karena kelapa bukan lagi sekadar komoditas perkebunan mentah, melainkan sumber nutrisi dan hidrasi yang krusial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Advertisement
Apakah Termasuk Pemain Tambahan yang Akan Direktrut untuk Piala Asia 2027? Taisei Marukawa Selangkah Lagi Jadi WNI

Apakah Termasuk Pemain Tambahan yang Akan Direktrut untuk Piala Asia 2027? Taisei Marukawa Selangkah Lagi Jadi WNI

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.