- Home
-
- Megapolitan
-
- Sudin KPKP Jaksel Dorong P...
Sudin KPKP Jaksel Dorong Pangan Lokal jadi Peluang Usaha Warga
Kamis, 08 Okt 2026, 15:50 WIBJAKARTA -- Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta Selatan (KPKP Jaksel) mendorong pangan lokal menjadi peluang usaha warga dalam Pelatihan Diversifikasi Olahan Hasil Pertanian di Agro Edukasi Wisata (AEW) Ragunan, Kecamatan Pasar Minggu.
"Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kreativitas, dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengolahan komoditas pangan lokal," kata Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan, Ridho Sosro, di Jakarta, Kamis.
Ridho mengatakan pelatihan diikuti 105 peserta dari berbagai unsur seperti binaan Jakpreneur, TP PKK, penggiat urban farming, hingga Kelompok Peduli Gizi (KPG).
Dia menjelaskan peserta mendapatkan materi teori dan praktik langsung membuat berbagai jenis kue serta produk olahan dengan nilai tambah tinggi.
Bahan pangan lokal yang menjadi fokus pelatihan meliputi nanas, ubi ungu, dan jagung manis.
"Materi dan praktik dipandu langsung oleh narasumber profesional, Francisca Patricia Kusumaratna, selaku Owner Warung Mami Sisca," ucapnya.
Menurutnya, kehadiran narasumber berpengalaman diharapkan memberikan inspirasi baru kepada peserta agar hasil pertanian tidak hanya dikonsumsi dalam bentuk segar, tetapi juga dapat diolah menjadi produk yang memiliki daya saing dan nilai ekonomi.
"Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendorong keberlanjutan usaha warga, kami turut menyerahkan bantuan sarana pengolahan kepada para peserta berupa oven listrik, loyang, dan timbangan digital," katanya.
Ridho berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung praktik pengolahan pangan berkelanjutan, baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga maupun mengembangkan rintisan usaha baru.
"Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan keterampilan pribadi, tetapi juga menjadi penggerak serta penyebar informasi yang bermanfaat bagi masyarakat di lingkungan masing-masing guna mewujudkan kemandirian ekonomi keluarga di Jakarta Selatan," ucapnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Jakarta Selatan, Azizah Syafrin, berharap para ibu yang mengikuti pelatihan dapat terus berinovasi mengembangkan produk unggulannya.
Dengan begitu, usaha rumahan yang dijalankan dapat ikut menggerakkan perekonomian masyarakat.
"Kalau bisa, ke depan mungkin diadakan pelatihan-pelatihan seperti ini lagi, apalagi mereka mendapatkan bantuan untuk menunjang produksinya. Jadi, ibu-ibu tidak pusing lagi untuk memikirkan modal peralatannya, semua sudah dibantu," katanya.
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Penyegelan Parkir Blok M Square: Ada Apa di Balik Angka Kerugian Rp50 Miliar?
-
Indonesia Pamerkan Sagu Papua dan Pisang Mas Kirana di Markas FAO, Bukti Pertanian Cerdas Berkelanjutan
-
Fenomena Super New Moon, Surabaya Waspada Banjir Rob hingga 30 September
-
Dua Anak Tewas dalam Kebakaran Kamar di Simorejo Surabaya, Pintu Diduga Dirantai
-
Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.