Portugal dan Spanyol Melaju

Kamis, 08 Okt 2026, 06:47 WIB

MADRID - Persaingan UEFA Nations League mulai mengerucut setelah empat pertandingan fase grup dimainkan. Spanyol dan Portugal menjadi dua negara pertama yang memastikan tiket ke perempat final setelah sama-sama menyapu bersih empat laga dengan raihan maksimal 12 poin. Sementara itu, sejumlah tim masih harus menjalani dua pertandingan terakhir untuk menentukan nasib, mulai dari perebutan posisi teratas hingga ancaman degradasi.

Di League A, dua tim teratas dari setiap grup berhak melaju ke perempat final. Dua tim peringkat ketiga terburuk dan dua tim peringkat keempat terbaik akan menjalani play-off untuk bertahan di League A. Adapun dua tim peringkat keempat dengan catatan terburuk langsung terdegradasi ke kasta di bawahnya.

Ket. Foto: Gelandang Spanyol bernomor punggung 6, Mikel Merino, merayakan bersama rekan-rekan setimnya setelah mencetak gol kedua bagi timnya dalam pertandingan sepak bola UEFA Nations League Grup A3 antara Kroasia dan Spanyol di Stadion Poljud, Split, pada 6 Oktober 2026. — Sumber: MARKO PERKOV/AFP

Dua pertandingan terakhir fase grup akan dimainkan pada tanggal 12 dan 17 November. Setelah fase grup berakhir, undian perempat final akan dilakukan. Sedangkan pertandingan babak delapan besar dijadwalkan berlangsung 25-30 Maret 2027. Semifinal kemudian digelar 9-13 Juni 2027.

Spanyol menjadi tim pertama yang memastikan lolos dengan performa sempurna. La Roja memimpin Grup A3 dengan 12 poin setelah memenangi seluruh empat pertandingan. Mereka kembali menunjukkan mental juara ketika mengalahkan Kroasia 2-1 di Split, Rabu (7/10) dini hari WIB.

Kroasia sempat mengejutkan Spanyol melalui Ivan Perisic pada menit ke-17. Setelah kiper Unai Simon menepis tembakan rendah Igor Matanovic, Perisic memanfaatkan bola liar untuk membawa tuan rumah unggul.

Spanyol lebih dominan dalam penguasaan bola, tetapi Kroasia justru beberapa kali menciptakan peluang berbahaya. Tekanan Spanyol baru membuahkan hasil pada menit ke-61. Dani Olmo memanfaatkan kesalahan lini belakang Kroasia dan memberikan bola kepada Mikel Merino yang kemudian menyelesaikan peluang dengan tenang.

Perisic yang sebelumnya menerima kartu kuning akhirnya diusir wasit setelah mendapat kartu kuning kedua akibat mendorong Marc Cucurella pada menit ke-79. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Spanyol. Menjelang pertandingan berakhir, Merino kembali mencetak gol untuk memastikan kemenangan 2-1.

“Saya kembali menjadi pemain pengganti yang mencetak gol. Tim ini adalah sebuah keluarga dan itu selalu terlihat,” ujar Merino. Kemenangan tersebut memperpanjang catatam tidak terkalahkan Spanyol menjadi 42 pertandingan. Satu-satunya noda dalam rentetan itu kekalahan melalui adu penalti dari Portugal setelah final Nations League berakhir imbang.

Di belakang Spanyol, Inggris mempertahankan posisi kedua dengan sembilan poin. The Three Lions menang telak 3-0 atas Ceko di kandang sendiri. Harry Kane menjadi bintang kemenangan sekaligus mencatat malam bersejarah.

Kane mencetak dua gol untuk membawa koleksi golnya bersama tim nasional Inggris menjadi 91. Laga tersebut juga menjadi penampilan ke-125 Kane, menyamai rekor penampilan terbanyak Inggris yang sebelumnya dipegang Peter Shilton. “Sempurna bagi saya secara pribadi dan juga untuk tim. Ini malam yang sangat membanggakan,” kata Kane.

Inggris membuka keunggulan setelah Vladimir Coufal salah mengantisipasi umpan silang dan justru memasukkan bola ke gawang sendiri pada menit ke-27. Kane kemudian menggandakan keunggulan lima menit sebelum turun minum. Striker veteran itu melengkapi penampilannya dengan sundulan pada menit ke-57.

Jude Bellingham memberikan pujian kepada Kane. Menurut gelandang Real Madrid tersebut, Kane berada pada level yang sulit ditandingi striker lain di dunia.

Inggris kini mengoleksi sembilan poin, tiga angka di belakang Spanyol. Mereka berada dalam posisi kuat untuk lolos ke perempat final dan hanya akan gagal jika mengalami kekalahan sangat telak dari Kroasia pada laga berikutnya.

Selain Spanyol, Portugal menjadi tim kedua yang telah mengamankan tempat di perempat final. Portugal mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan di Grup A4.

Namun, Portugal belum sepenuhnya mengamankan posisi puncak grup. Denmark berada di urutan kedua dengan enam poin. Sedangkan Wales dan Norwegia masih memiliki peluang mengubah komposisi klasemen dalam dua pertandingan terakhir.

Di Grup A1, Prancis memimpin dengan 10 poin, unggul tiga angka atas Italia. Belgia berada di posisi ketiga dengan enam poin. Turki berada dalam posisi paling sulit dan membutuhkan hasil luar biasa pada dua laga terakhir untuk menghidupkan peluang.

Persaingan paling ketat terjadi di Grup A2. Belanda dan Yunani sama-sama mengoleksi delapan poin, sementara Jerman masih mengintai dengan lima poin. Serbia menjadi juru kunci tanpa poin dan kini lebih berkonsentrasi menghindari degradasi.

Sementara itu, Grup A3 praktis menjadi persaingan Spanyol dan Inggris untuk posisi teratas. Kroasia berada di urutan ketiga dan peluang mereka menuju perempat final sangat tipis, sedangkan Republik Ceko yang belum meraih poin masih berusaha menyelamatkan diri dari degradasi. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.