Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kestabilan Cadangan Devisi Bantu Kedudukan Nilai Tukar Rupiah

📅 Kamis, 08 Okt 2026, 13:27 WIB | Oleh:
Kestabilan Cadangan Devisi Bantu Kedudukan Nilai Tukar Rupiah Doc: ist
Ket. rupiah terhadap dolar

JAKARTA – Kondisi cadangan devisi yang relatif stabil karena hanya turun sedikit, membantu kedudukan nilai tukar rupiah. Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede mengatakan ketahanan rupiah didukung oleh posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia bulan September 2026 yang hanya turun tipis.

“Ketahanan rupiah juga didukung oleh posisi cadangan devisa Indonesia yang hanya turun tipis sebesar 0,2 miliar dolar AS menjadi 146,3 miliar dolar AS pada September 2026, meskipun terjadi net outflow di pasar portofolio,” ucapnya kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Kamis, bergerak menguat 16 poin atau 0,09 persen menjadi Rp17.871 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.887 per dolar AS.

Posisi cadev September 2026 itu, lanjut Josua, dipengaruhi terutama oleh penarikan pinjaman luar negeri pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa, di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah yang jatuh tempo dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah Bank Indonesia (BI) sebagai respons terhadap ketidakpastian pasar keuangan global yang tinggi.

Lebih lanjut, posisi cadev pada akhir September 2026 setara dengan pembiayaan 5,3 bulan impor atau 5,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Rupiah bergerak sideways pada Rabu (7/10) dan mencatatkan kinerja yang lebih baik dibandingkan mayoritas mata uang Asia. Sebagian besar mata uang regional melemah seiring meningkatnya tensi di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak,” kata Josua.

The Fed juga merilis notulen Federal Open Market Committee (FOMC) September 2026, yang menunjukkan bahwa seluruh 19 anggota voting mendukung kenaikan policy rate.

“Mayoritas anggota juga mendukung kenaikan suku bunga kembali sebelum akhir tahun, terutama karena tekanan inflasi yang persisten dan masih sticky,” ujar dia. Berdasarkan faktor-faktor tersebut, rupiah diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp17.850–Rp17.950 per dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...

Cegah Stunting, Dinkes Baubau Manfaatkan Aplikasi REMILA

23 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Cegah Stunting, Dinkes Baub...
Nasional
Kapolda Metro Jaya Minta Po...
Nasional
Wamentan Muhammad Saleh Mus...
Advertisement
Apakah Termasuk Pemain Tambahan yang Akan Direktrut untuk Piala Asia 2027? Taisei Marukawa Selangkah Lagi Jadi WNI

Apakah Termasuk Pemain Tambahan yang Akan Direktrut untuk Piala Asia 2027? Taisei Marukawa Selangkah Lagi Jadi WNI

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.