Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bitdefender dan PT GIA Perluas Akses Keamanan Siber bagi Konsumen Indonesia

📅 Kamis, 08 Okt 2026, 23:47 WIB | Oleh:

Perlindungan untuk Perangkat dan Identitas

Melalui kerja sama distribusi tersebut, PT GIA akan mendistribusikan portofolio produk konsumen Bitdefender di berbagai wilayah Indonesia.

Portofolio tersebut mencakup keamanan komputer dan perangkat mobile, perlindungan identitas dan privasi, teknologi anti-penipuan, serta kemampuan untuk mendeteksi deepfake.

Produk tersedia dalam paket untuk pengguna individu maupun keluarga. Perlindungan yang ditawarkan mencakup ancaman seperti malware, phishing, penipuan online, pencurian identitas, dan berbagai bentuk serangan digital lainnya.

Dengan cakupan tersebut, perlindungan tidak hanya diarahkan ketika pengguna berada di rumah, tetapi juga ketika mengakses layanan digital saat bepergian dan menggunakan jaringan maupun perangkat di berbagai lokasi.

Solusi keamanan konsumen Bitdefender sebelumnya telah mendapatkan pengakuan dari sejumlah organisasi pengujian pihak ketiga, analis industri, dan media. Perusahaan tersebut tercatat sebagai Leader dalam IDC MarketScape: Worldwide Consumer Digital Life Protection 2025 Vendor Assessment.

Bitdefender juga disebut meraih penghargaan Best Protection for Windows, Best macOS Security, dan Best Android Security dari AV-TEST.

AI Mengubah Pola Penipuan

Salah satu fokus utama dalam kerja sama Bitdefender dan PT GIA adalah keamanan berbasis AI serta perlindungan terhadap penipuan.

Penggunaan AI membuat pelaku kejahatan siber memiliki kemampuan untuk membuat pesan, identitas, suara, maupun materi visual yang semakin meyakinkan. Teknologi tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan efektivitas social engineering, sehingga korban lebih sulit membedakan komunikasi yang sah dari upaya penipuan.

Selain digunakan dalam kampanye penipuan, AI juga dapat membantu pelaku kejahatan siber meningkatkan skala distribusi malware dan menjalankan serangan dengan pola yang semakin sulit dikenali.

Senior Vice President of Operations Bitdefender Consumer Solutions Group, Ciprian Istrate, mengatakan perkembangan tersebut membuat konsumen menghadapi risiko yang semakin besar.

“Pelaku kejahatan siber menggunakan AI untuk menjalankan kampanye penipuan yang meyakinkan dalam skala besar serta menyebarkan malware, sehingga konsumen menghadapi risiko yang semakin besar,” ujar Istrate.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...

Digitalisasi Posyandu Mulai Diterapkan di Jakarta

50 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Digitalisasi Posyandu Mulai...
Megapolitan
Peningkatan Keterampilan Ke...
Nasional
Bahtra Banong Ditetapkan Sa...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.