Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pawai Ekosistem Malioboro Dorong Komunitas dan Ekonomi Pariwisata

📅 Rabu, 07 Okt 2026, 16:00 WIB | Oleh:
Pawai Ekosistem Malioboro Dorong Komunitas dan Ekonomi Pariwisata Doc: Dok. Pemkot Yogyakarta
Ket. Komunitas Sepeda Onthel dalam Pawai Ekosistem Malioboro.

YOGYAKARTA — Aktivasi kawasan Malioboro kembali melibatkan berbagai komunitas pariwisata melalui Pawai Ekosistem Malioboro, Selasa (6/10/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian menuju Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) ke-10 itu diarahkan tidak hanya untuk menghibur wisatawan, tetapi juga menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Sejumlah komunitas turut ambil bagian dalam pawai yang berlangsung di Jalan Malioboro tersebut, antara lain Komunitas Karnaval Bakpiaku, Komunitas Sepeda Onthel, Komunitas Sepeda Jawa, Komunitas Becak, Komunitas Andong, serta Marching Band UPN Veteran Yogyakarta.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Lucia Daning Krisnawati mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang baru bagi komunitas pariwisata untuk ikut berpartisipasi dalam perayaan HUT ke-270 Kota Yogyakarta.

“Untuk pertama kali kita mengadakan pawai komunitas pariwisata yang ada di Kota Yogyakarta. Komunitas dan komponen pariwisata di sepanjang Malioboro sangat antusias mendukung kegiatan ini,” ujar Daning.

Pawai tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang telah dimulai sehari sebelumnya. Pada Senin (5/10/2026), kawasan Malioboro diisi penampilan sejumlah band komunitas. Setelah Pawai Ekosistem Malioboro, agenda dilanjutkan dengan Pawai Budaya Nuswantoro pada Rabu (7/10/2026) yang melibatkan tujuh pemerintah daerah.

Rangkaian perayaan kemudian mencapai puncaknya melalui WJNC ke-10 di kawasan Titik Nol Kilometer. Kegiatan tersebut menampilkan potensi seni dan budaya dari 14 kemantren di Kota Yogyakarta.

Daning mengatakan rangkaian kegiatan diharapkan memberikan efek ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. Aktivitas wisata yang meningkat di kawasan Malioboro diharapkan mendorong wisatawan memperpanjang kunjungan sekaligus meningkatkan transaksi pada pelaku UMKM.

“Length of stay-nya dapat, pemberdayaan masyarakat melalui UMKM dapat, spending money-nya juga dapat. Wisatawan belanja sehingga perekonomian bisa bergerak dan kesejahteraan masyarakat Kota Yogyakarta melalui pariwisata bisa diwujudkan bersama-sama,” katanya.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan pelibatan komunitas dalam rangkaian HUT ke-270 Kota Yogyakarta sejalan dengan tema “Otentik Konkret”. Menurutnya, tema tersebut mendorong penggalian berbagai kekhasan Yogyakarta yang kemudian diwujudkan dalam kegiatan nyata dan memberikan manfaat.

“Kita ingin mengangkat hal-hal yang menjadi ciri khas Kota Yogyakarta sebagai kota budaya, kota pariwisata, kota pendidikan, kota pelajar, dan tentu banyak kearifan yang otentik di Kota Yogyakarta,” ujar Hasto.

Ia menekankan bahwa nilai keotentikan harus diikuti dengan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Karena itu, berbagai kegiatan budaya dan pariwisata perlu diterjemahkan dalam aksi yang konkret.

“Otentik seperti apa pun, kalau tidak bermanfaat bagi masyarakat, maka namanya tidak concrete. Kita ingin menerjemahkan bagaimana hal-hal yang otentik itu kemudian bisa diterjemahkan dalam langkah-langkah concrete yang bisa dinikmati oleh warga masyarakat,” katanya.

Menurut Hasto, Pawai Ekosistem Malioboro menjadi salah satu bentuk penerapan konsep tersebut karena menghidupkan komunitas sekaligus membuka ruang bagi UMKM untuk bergerak.

“Kegiatan sore hari ini juga bagian untuk menghidupkan komunitas ekosistem yang ada, yang juga didukung oleh masyarakat, kemudian menghidupkan UMKM yang ada di Kota Yogyakarta,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...

Pemkot Bandung Dukung Percepatan Program Bedah Rumah

40 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung Dukung Perce...
Advertisement
Tanggapan Gibran terkait Putusan MK soal Keabsahan Ijazah SMA Miliknya

Tanggapan Gibran terkait Putusan MK soal Keabsahan Ijazah SMA Miliknya

07 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.