IHSG Hari Ini Menguat Ikuti Bursa Global, Investor Mulai Kembali Berani

Selasa, 06 Okt 2026, 17:32 WIB

JAKARTA – Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan pasar saham domestik masih mendapat dorongan positif dari sentimen bursa kawasan Asia dan global.

Pergerakan tersebut mencerminkan membaiknya appetite investor terhadap aset berisiko, meski ruang penguatan tetap perlu dicermati karena pasar masih sensitif terhadap dinamika geopolitik, arah suku bunga global, serta arus modal asing.

Ket. Foto: Ilustrasi-Seorang wanita berjalan melewati refleksi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. — Sumber: ANTARA FOTO/ Dhemas Reviyanto

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (6/10) sore, ditutup menguat 74,07 poin atau 1,21 persen ke posisi 6.192,93 mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia dan global.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,93 poin atau 0,82 persen ke posisi 608,16.

"Bursa Asia menguat mengikuti kinerja positif Wall Street, sementara investor mengabaikan kekhawatiran terkait tingginya imbal hasil obligasi,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus dalam kajiannya di Jakarta.

Dari mancanegara, sentimen pasar terdorong oleh penurunan harga minyak mentah di tingkat global, seiring meningkatnya pasokan dari kawasan Timur Tengah.

Dari dalam negeri, pemerintah meningkatkan penyaluran bantuan sosial untuk menopang daya beli rumah tangga menjelang akhir tahun 2026.

Namun demikian, Nico mengatakan kenaikan IHSG masih terbatas karena investor berhati-hati menjelang rilis sejumlah data domestik penting pekan ini, termasuk cadangan devisa September 2026 dan data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK).

“Inflasi pangan juga masih tinggi akibat gangguan panen yang dipicu cuaca ekstrem, fenomena El Nino, dan bencana lokal,” ujar Nico.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sebelas sektor menguat yaitu dipimpin sektor teknologi yang menguat sebesar 3,36 persen, diikuti oleh sektor transportasi & logistik dan sektor energi yang naik masing-masing sebesar 3,22 persen dan 2,77 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu TRUE, POLA, ASMI, BTEK dan CSMI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni ROCK, FORU, LUCY, SOFA dan PPRI.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 12,34 juta kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 47,12 miliar lembar saham senilai Rp12,34 triliun. Sebanyak 511 saham naik 198 saham menurun, dan 254 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei menguat 1,26 persen ke 70,826,00, indeks Kospi melemah 0,89 persen ke 6.941,39, indeks Hang Seng menguat 1,00 persen ke 24.280,56, dan indeks Strait Times menguat 0,66 persen ke 5.701,54.

Sementara itu, indeks Shanghai (Tiongkok) libur dalam rangka memperingati Golden Week atau Hari Nasional Tiongkok.

  • Ihsg hari ini

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.