Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Namu Balai Kota Buka Balai Kota Jakarta untuk Warga, Ini Cara Daftarnya

📅 Senin, 05 Okt 2026, 14:00 WIB | Oleh:
Namu Balai Kota Buka Balai Kota Jakarta untuk Warga, Ini Cara Daftarnya Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghadirkan Namu Balai Kota sebagai ruang edukasi, rekreasi, sekaligus pelayanan publik yang terbuka bagi masyarakat. Program yang digagas Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tersebut memberikan kesempatan kepada warga untuk mengenal lebih dekat lingkungan dan aktivitas di kompleks Balai Kota Jakarta.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghadirkan Namu Balai Kota sebagai ruang edukasi, rekreasi, sekaligus pelayanan publik yang terbuka bagi masyarakat. Program yang digagas Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tersebut memberikan kesempatan kepada warga untuk mengenal lebih dekat lingkungan dan aktivitas di kompleks Balai Kota Jakarta.

Uji coba Namu Balai Kota digelar pada Sabtu (3/10) dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sekitar 300 warga hadir dalam pelaksanaan perdana tersebut, sedangkan saat program berjalan penuh jumlah pengunjung ditargetkan mencapai sekitar 400 orang setiap pelaksanaan.

Namu Balai Kota selanjutnya akan dibuka secara rutin setiap dua minggu sekali pada Sabtu, mulai pukul 08.00 hingga 17.30 WIB. Program ini diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi, belajar, sekaligus menikmati berbagai aktivitas di lingkungan Balai Kota.

Gubernur Pramono mengapresiasi tingginya minat masyarakat dalam pelaksanaan uji coba. Bahkan, jumlah pengunjung yang datang membuat panitia harus menyesuaikan sistem kunjungan di lapangan.

"Alhamdulillah antusiasmenya tinggi sekali. Kan kita sampai ganti shift-shift sebenarnya. Tetapi karena antusiasmenya yang di luar dugaan sehingga kemudian antreannya menjadi panjang. Tetapi prinsipnya adalah karena ini baru hari pertama pasti itu biasa terjadi," ujar Pramono di Jakarta, Minggu (4/10).

Pramono mengatakan Namu Balai Kota akan dibuka secara rutin sehingga masyarakat memiliki kesempatan untuk mengenal lebih dekat lingkungan pemerintahan DKI Jakarta. Warga yang ingin mengetahui Balai Kota dan berbagai aktivitas di dalamnya dipersilakan mengikuti program tersebut.

"Kami akan secara rutin membuka itu supaya warga Jakarta yang ingin tahu tentang Balai Kota dan seluruh isinya kami persilakan," ujarnya.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Suharini Eliawati mengatakan Namu Balai Kota berangkat dari keinginan agar Balai Kota menjadi ruang yang lebih terbuka bagi masyarakat. Melalui program tersebut, warga terutama anak-anak dan pelajar dapat melihat langsung bagaimana pemerintahan Jakarta bekerja.

"Ini adalah ide Bapak Gubernur yang ingin Balai Kota menjadi tempat terbuka bagi warganya. Kami ingin warga Jakarta, khususnya anak-anak sekolah, bisa melihat langsung bagaimana Pemprov DKI Jakarta bekerja, sehingga tumbuh rasa bangga dan cita-cita besar untuk kota ini," ujar Suharini.

Namu Balai Kota dikembangkan melalui kolaborasi Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta bersama Jakarta City Branding (JCB). Program tersebut juga mendapat dukungan Biro Umum dan Administrasi Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta serta berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Beragam kegiatan disiapkan untuk masyarakat yang berkunjung ke Namu Balai Kota. Pengunjung dapat mengikuti Paket Tur Balai Kota yang dipandu Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) DKI Jakarta, menonton karya film melalui Jakarta Cinema Experience (Nonton Pilem), serta mengikuti edukasi jurnalistik anak melalui Kids on Air (Reporter Cilik).

Selain itu, Namu Balai Kota menyediakan Mini Mall Pelayanan Publik untuk masyarakat. Pengunjung juga dapat mengikuti aktivitas komunitas di Community Playground serta menikmati panggung hiburan musik dan bazar kuliner.

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi DKI Jakarta Marulina Dewi mengatakan Namu Balai Kota diharapkan menghadirkan cara baru bagi masyarakat untuk mengenal Balai Kota. Menurutnya, warga tidak hanya datang sebagai pengunjung, tetapi juga memiliki ruang untuk berkegiatan dan berinteraksi.

"Prinsipnya, warga bukan sekadar tamu, melainkan owner dari Balai Kota ini. Kami ingin anak muda dan berbagai komunitas bisa hadir untuk berkumpul, berkarya, dan merasa makin dekat dengan pemerintahannya," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Pastikan Layan...
Megapolitan
Wali Kota: Warga Kini Bisa ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Dorong Pengelo...
Advertisement
Ada Demo Mahasiswa di DPR, Polisi Siagakan 3.983 Personel Gabungan

Ada Demo Mahasiswa di DPR, Polisi Siagakan 3.983 Personel Gabungan

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.