Festival Bahari Pulau Seribu angkat Kearifan Lokal jadi Potensi Ekonomi

Senin, 05 Okt 2026, 15:15 WIB

JAKARTA -- Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan mengatakan Festival Bahari Laut atau sedekah laut yang digelar di Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara mengangkat kearifan lokal yang harus terus dilestarikan sekaligus memaksimalkan potensi ekonomi setempat.

“Sedekah laut ini adalah kearifan lokal yang luar biasa. Tentunya harus sama-sama kita agendakan dari tahun ke tahun untuk menjaga keselamatan kita semua sekaligus melestarikan tradisi yang sudah dilakukan sejak nenek moyang," kata Muhammad Fadjar Churniawan di Jakarta, Senin

Ket. Foto: Bupati Kepulauan Seribu mengikuti Festival Bahari yang digelar di Pulau Panggang dengan berenang di laut. — Sumber: ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu

Menurut Fadjar, tradisi masyarakat dapat dikemas menjadi daya tarik wisata tanpa menghilangkan nilai dan akar budaya yang ada.

Ia menjelaskan melalui kegiatan itu, potensi laut, termasuk tradisi menghias kapal dan berbagai kegiatan masyarakat pesisir, dapat menjadi bagian dari atraksi wisata di Kepulauan Seribu.

Ia pun mengajak masyarakat untuk melestarikan tradisi yang ada dan mengemas dengan sebaik-baiknya tanpa mengurangi akar budaya.

“Dengan begitu wisatawan bisa menikmati tradisi dan kearifan lokal yang ada," katanya.

Fadjar menilai perkembangan pariwisata harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Warga diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga harus terlibat sebagai pelaku ekonomi melalui pengelolaan homestay, menjual produk kuliner dan produk olahan hasil laut.

Ia menambahkan peningkatan akses transportasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan pariwisata di Kepulauan Seribu.

Karena itu, Pemkab Kepulauan Seribu terus mendorong pengembangan transportasi laut, termasuk rencana penggunaan Transjakarta sebagai operator transportasi laut.

"Kami mohon dukungan dari tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh pihak untuk pengembangan transportasi laut menggunakan Transjakarta sebagai operatornya. Tidak menutup kemungkinan kapal-kapal tradisional juga dapat mendukung konektivitas," kata Fadjar.

Ia pun mengapresiasi penyelenggaraan festival yang melibatkan komunitas dan masyarakat. Menurutnya, kegiatan serupa akan terus dikembangkan dengan konsep yang lebih profesional.

Pihaknya juga akan menggandeng filantropi dan komunitas lain untuk saling melengkapi dengan tujuan menghidupkan wisata di Kepulauan Seribu agar ekonomi masyarakat meningkat.

Sementara itu, Lurah Pulau Panggang mengatakan rangkaian Festival Bahari Laut berjalan lancar, meskipun persiapannya dilakukan dalam waktu yang cukup singkat.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.