Pendistribusian 32 Ribu Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan di Parigi Moutong
Minggu, 04 Okt 2026, 23:07 WIBPalu - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah mendistribusikan sekitar 32 ribu liter air bersih ke sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan di daerah itu.
"Hingga kini kekeringan masih terjadi di sejumlah wilayah dan kami konsisten menyuplai kebutuhan masyarakat," kata Pelaksana Tugas Kepala BPBD Parigi Moutong Moh Rivai dihubungi dari Palu, Minggu.
Ia mengatakan distribusi air dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Kekeringan ke tiga desa terdampak.
Sebanyak tiga desa itu, yakni Desa Tomini, Kecamatan Tomini 12 ribu liter, Desa Gunung Sari 19 ribu liter, serta Desa Lambunu, Kecamatan Bolano 1.000 liter.
Distribusi air tersebut menggunakan dua mobil tangki milik Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Tengah dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Parigi Moutong.
"Suplai dilakukan melalui posko siaga darurat Kecamatan Bolano dan Kecamatan Mepanga," ujarnya.
Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Parigi Moutong hingga 22 September 2026, tercatat sekitar 4.691 hektare lahan mengalami kekeringan.
Selain itu, seluas 234,96 hektare hutan dan lahan terdampak kebakaran dengan jumlah warga terdampak mencapai 1.687 kepala keluarga (KK).
Ia menyebutkan kekeringan juga berdampak pada lahan perkebunan masyarakat, di antaranya 28,65 hektare kebun warga di Kecamatan Bolano dan 12 hektare kebun warga di Kecamatan Mepanga.
"Untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, kami terus melakukan pemantauan dan penyaluran ke wilayah yang membutuhkan," katanya.
- bencana kekeringan
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Indonesia Berpotensi Digugat ke Mahkamah Internasional Jika Gagal Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan
-
35 Hektare Sawah di Lampung Nyaris Gagal Panen, KemenPU Kerahkan Pompa Air dari Bendung Way Pisang
-
Jangan Jadikan Budaya Sebagai Beban, Kebudayaan Harus Jadi Sumber Ekonomi dan Industri Kreatif
-
Rajai Kompor Gas Kaca 3 Kali Berturut-turut, Bukti Konsistensi Niko di Dunia Kompor
-
Pemkab Agam Memberlakukan PJJ Dampak Kabut Asap
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.