Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Gebrak Samosir, PATS Baru Target Tambah Pendapatan Petani Rp2 Miliar

📅 Minggu, 04 Okt 2026, 18:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Gebrak Samosir, PATS Baru Target Tambah Pendapatan Petani Rp2 Miliar Doc: ANTARA/Bayu Saputra
Ket. Peletakan batu pertama (groundbreaking) PATS di Desa Pakpahan, Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (3/10/2026).

SAMOSIR – Pemerintah mulai membangun Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Desa Pakpahan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, sebagai replikasi dari PATS Desa Sibonor Ompu Ratus.

Secara akumulatif, kedua PATS tersebut diproyeksikan bisa meningkatkan pendapatan petani lebih dari Rp2 miliar per tahun.

“Secara akumulatif intervensi energi bersih di kedua desa ini (Sibonor Ompu Ratus dan Pakpahan) diproyeksikan akan memberikan nilai tambah ekonomi lebih dari Rp2 miliar per tahun bagi masyarakat lokal,” ujar Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas Leonardo Adypurnama Alias Teguh Sambodo saat peletakan batu pertama (groundbreaking) PATS Pakpahan di Kecamatan Onan Runggu, Samosir, Sabtu (3/10).

PATS Pakpahan merupakan bagian dari upaya memperluas penerapan teknologi energi bersih sekaligus mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Samosir.

“Samosir kini berdiri sebagai model percontohan nasional untuk pembangunan rendah karbon berbasis komunitas yang siap direplikasi di penjuru Indonesia,” kata dia.

Desa Pakpahan memiliki 73 hektare sawah tadah hujan yang digarap oleh 903 petani.

Leonardo menerangkan penggantian pompa irigasi berbahan bakar Pertalite dengan PATS nantinya dapat menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 7,32 ton CO2e per tahun, sekaligus meningkatkan hasil panen dari 96 ton menjadi 288 ton per tahun.

Pembangunan PATS Pakpahan dilakukan dengan mereplikasi PATS Sibonor Ompu Ratus yang telah mampu mengairi 82 hektare sawah tadah hujan dan memberikan manfaat kepada 749 petani.

PATS Sibonor sebelumnya menggunakan energi surya untuk menggantikan pompa irigasi berbahan bakar Pertalite.

Penggunaan energi bersih tersebut membuat biaya operasional harian petani menjadi nol rupiah sekaligus mengurangi emisi sekitar 10,18 ton CO2e per tahun.

Produksi padi di kawasan tersebut ditargetkan meningkat tiga kali lipat dari sekitar 50 ton menjadi 150 ton per tahun.

Adapun PATS Pakpahan termasuk dalam program Low Carbon Development Initiative (LCDI) yang merupakan hasil kerja sama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Inggris melalui UK Foreign, Commonwealth and Development Office (FCDO).

PATS tersebut menjadi instrumen implementasi kebijakan pembangunan rendah karbon di tingkat tapak dengan menyediakan air irigasi bagi sawah tadah hujan sekaligus menggantikan penggunaan pompa berbahan bakar fosil.

Dalam program tersebut, Kementerian PPN/Bappenas mengoordinasikan program dan integrasi perencanaan pusat dan daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gila, 350 Rekor Lahir di As...

Pada Indonesia Halal Awards 2026, SUCOFINDO Raih Penghargaan

43 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
Pada Indonesia Halal Awards...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.