Pertanian Luwu Mau Naik Kelas, Pemkab Gandeng Swasta dan Kampus untuk Pengembangannya

Jumat, 02 Okt 2026, 04:51 WIB

MAKASSAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel)  bersama PT Vale Indonesia, Kampus Tani Jogja, dan Universitas Andi Djemma (Unanda) membahas peluang pengembangan sektor pertanian dan peternakan di daerah itu.

Bupati Luwu Patahudding dalam keterangannya di Makassar, Kamis, mengatakan dalam pertemuan tersebut membahas rencana pemetaan atau survei awal terhadap sejumlah lokasi potensial yang dapat dikembangkan untuk sektor pertanian dan peternakan.

Ket. Foto: Bupati Luwu Patahudding hadiri kegiatan panen padi di Luwu, Sulsel. — Sumber: Antara foto

Pemetaan ini menjadi langkah awal untuk melihat kesesuaian kondisi lahan dengan komoditas dan kegiatan usaha tani yang akan dikembangkan.

Selain pemetaan lokasi, kata dia, para pihak juga membahas rencana pembuatan demplot atau kebun contoh di beberapa lokasi. Demplot tersebut nantinya dapat menjadi sarana pembelajaran bagi petani dengan menyesuaikan metode dan komoditas dengan kondisi lahan setempat.

Ia mengatakan aspek pemasaran juga menjadi bagian dari pembahasan. Pengembangan komoditas pertanian, lanjutnya, diharapkan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga diikuti dengan pembukaan akses pasar sehingga hasil pertanian petani memiliki saluran pemasaran yang lebih baik.

Bupati Luwu dalam kesempatan tersebut juga meminta perhatian PT Vale terhadap kegiatan rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS), khususnya sebagai bagian dari upaya pemulihan DAS dan mendukung penanganan risiko bencana di wilayah Kabupaten Luwu.

Bupati Patahudding menekankan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam mendorong pengembangan sektor pertanian dan peternakan sekaligus memperkuat pengelolaan lingkungan dan mitigasi bencana.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.