Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investment Link Makin Diminati, Pahami Cara Kerja dan Bedanya dengan Asuransi Tradisional

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 14:28 WIB | Oleh:

Perbedaan karakteristik tersebut juga menunjukkan bahwa tujuan utama membeli asuransi perlu diperhatikan sejak awal. Asuransi pada dasarnya memberikan perlindungan terhadap risiko finansial yang dapat muncul akibat kejadian yang dijamin dalam polis.

Pada unit link, unsur investasi hadir sebagai bagian dari struktur produk. Namun, komponen investasi tersebut tetap memiliki risiko pasar dan tidak dapat diperlakukan sebagai hasil investasi yang pasti.

Karena itu, calon pemegang polis perlu menghindari pemahaman bahwa semakin besar nilai investasi dalam ilustrasi, semakin besar pula manfaat yang pasti diterima. Nilai aktual dapat berbeda karena dipengaruhi kinerja investasi dan biaya yang berlaku.

Sebaliknya, bagi seseorang yang tujuan utamanya adalah memperoleh perlindungan dengan struktur yang lebih sederhana dan tidak membutuhkan komponen investasi dalam polis, produk asuransi tradisional dapat menjadi salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan. Kesesuaian tetap bergantung pada kebutuhan, kondisi keuangan, serta karakteristik produk yang dipilih.

Baca RIPLAY dan Polis Sebelum Membeli

Sebelum mengambil keputusan, calon pemegang polis perlu membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) serta dokumen polis secara menyeluruh.

Informasi yang perlu diperhatikan antara lain manfaat perlindungan, pengecualian, biaya, risiko investasi, mekanisme alokasi premi, ketentuan penarikan dana, serta persyaratan yang berkaitan dengan keberlangsungan polis.

Calon pemegang polis juga perlu memahami konsekuensi apabila premi tidak dibayarkan sesuai ketentuan atau polis tidak dapat dipertahankan. Hal ini penting karena biaya dan mekanisme masing-masing produk dapat berbeda.

Informasi mengenai produk dapat diperoleh melalui kanal resmi perusahaan asuransi maupun dengan berkonsultasi bersama tenaga pemasar resmi perusahaan.

“Setiap orang memiliki kebutuhan perlindungan, tujuan keuangan, dan kemampuan finansial yang berbeda. Karena itu, investment link sebaiknya dipahami berdasarkan keseluruhan manfaat dan mekanismenya, bukan hanya dari ilustrasi potensi nilai investasi,” kata Khai Au.

Menurut dia, pemahaman terhadap mekanisme produk dapat membantu masyarakat menilai kesesuaian investment link dengan kebutuhan perlindungan dan tujuan keuangan masing-masing.

Dengan demikian, keputusan memilih unit link maupun asuransi tradisional sebaiknya tidak hanya didasarkan pada besaran premi atau potensi nilai dana. Pemahaman terhadap manfaat perlindungan, mekanisme alokasi premi, biaya, risiko, jangka waktu, dan ketentuan polis menjadi bagian penting dalam menentukan produk yang sesuai dengan kebutuhan keuangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.