Denisha, Bintang Agara, dan Fadi Alaydrus Ungkap Tantangan Syuting Putri Jangan Gentayangan Lagi
Jumat, 02 Okt 2026, 04:01 WIBJakarta - Bintang film Denisha, Bintang Agara, dan Fadi Alaydrus menceritakan tantangan mereka saat membintangi film horor-drama terbaru berjudul "Putri Jangan Gentayangan Lagi" garapan sutradara Rizal Mantovani.
Denisha mengatakan dirinya memerankan Alana, sosok yang memiliki karakter keras, bertanggung jawab, tetapi cukup penakut. Ia mengaku memiliki kedekatan dengan karakter tersebut.
"Kalau karakterku di sini sebenarnya mungkin bukan yang beda jauh banget menurutku, karena si Alana ini juga jarak umurnya dengan aku asli juga enggak terlalu jauh. Terus banyak relate-nya, kayak aku dan Alana sama-sama anak tengah," kata Denisha di Jakarta Pusat, Kamis (1/10).
Menurut Denisha, membintangi "Putri Jangan Gentayangan Lagi" menjadi pengalaman pertamanya bermain dalam film horor. Sebelumnya, ia lebih banyak terlibat dalam proyek film bergenre drama.
Ia mengatakan proses syuting film horor lebih menguras stamina dan energi karena membutuhkan banyak persiapan teknis. Sebagai pengalaman pertamanya, Denisha mendapat arahan dari Rizal Mantovani untuk membangun ketegangan sejak adegan mulai direkam.
"Awalnya tuh aku kira kalau horor oke nanti mungkin urusan scoring-nya segala macam, tapi kayak Mas Rizal beneran ngajarin kalau tensi ketakutannya tuh emang harus di-building dari pengambilan syutingnya. Kayak kita melangkahkan kakinya aja udah harus building tension dan ternyata menurut aku itu cukup tantangan yang baru sih," tutur Denisha.
Sementara itu, Fadi Alaydrus mengaku mendapat tantangan berbeda saat memerankan Wira. Ia harus menggunakan logat Betawi Ngapak secara konsisten selama proses syuting.
"Kalau tantangan aku di sini lebih di scene fight battle, terus juga juga sama bahasa ngapak yang harus aku bikin konsisten selama syuting," kata Fadi.
Selain persoalan logat, Fadi juga harus menjalani adegan pertarungan yang cukup intens sehingga membutuhkan stamina dan persiapan fisik.
"Terus juga gimana caranya buat ngejaga stamina sepanjang take di saat scene akhir, karena scene akhir itu lumayan panjang juga dan baru kali ini aku syuting yang dibikin emang proper banget gitu kalau misalkan ada shot per shot-nya juga itu. Terus juga keep up sama pace-nya kameramen, pace-nya lawan main, itu juga menjadi tantangan buat aku di project ini," imbuh dia.
Adapun Bintang Agara yang memerankan Taufik mengatakan tantangan dalam film tersebut banyak berasal dari adegan teknis yang mengandalkan efek praktikal, bukan sepenuhnya hasil penyuntingan digital.
"Jadi kita semua harus real akting berbenturan. Pokoknya action-action-nya tuh real lah, banyak praktikal, less CGI. Itu tantangan tersendiri karena ini first time aku juga yang banyak teknikal," kata Bintang.
Film "Putri Jangan Gentayangan Lagi" diadaptasi dari cerita yang viral melalui sebuah podcast di YouTube. Film tersebut mengisahkan Putri (Kawai Labiba) yang kembali ke rumah dalam kondisi telah memiliki bayi dan sedang mengalami sakit parah.
Putri kemudian meninggal dalam keadaan mengenaskan. Tak lama setelah kematiannya, Putri menjadi arwah gentayangan yang menghantui dan meresahkan warga kampung tempat tinggalnya.
Film "Putri Jangan Gentayangan Lagi" turut dibintangi Kinaryosih, Kawai Labiba, Matacha Parengkuan, dan Fatimah Habsy.
Film tersebut dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.
- Film Horor Indonesia
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Film Spider-Man: Brand New Day Raup Rp15 T dan Cetak Rekor Box Office
-
Kapal Tanker Pertamina Bantu Proses Penyelamatan Korban KMP Virgo
-
Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat – Film Horor Baru VMS Studio Siap Gentayangan di Bioskop
-
Ini Dia! Aksi Heroik PPS Kalbar Evakuasi Buaya Ganas 2 Meter dari Jantung Pemukiman Warga
-
Aceh Barat Genjot Literasi Masyarakat, 237 Desa Danai Perpustakaan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.