Tembus Pasar Global! Produk UMKM Perikanan Kini Masuk Platform InaExport
Kamis, 01 Okt 2026, 10:30 WIBJAKARTA- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersinergi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) membuka akses pasar global bagi produk perikanan yang dihasilkan Unit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Desa. Upaya tersebut dilakukan melalui platform InaExport.
Sinergi kedua kementerian ini tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan atau Badan Mutu KKP dengan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kemendag.
Dengan kerja sama tersebut, produk perikanan yang telah mendapat sertifikasi mutu dari KKP dapat masuk ke platform InaExport, yang merupakan gerbang ekspor skala nasional (national export gateway).
Plt. Kepala Badan Mutu KKP, Ishartini, menjelaskan PKS ini menjadi peluang emas bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar hingga ke luar negeri.
"PKS ini membuka peluang bagi UMKM dan desa yang produknya telah memenuhi standar global dalam rantai produksinya untuk menemukan dan memperluas pasar serta dilirik oleh buyer di luar negeri dengan platform yang menjadi gerbang ekspor skala nasional," ujar Ishartini di Jakarta, Rabu (30/9).
Ishartini menambahkan, produk yang masuk ke platform InaExport adalah produk yang telah terjamin mutunya dan memenuhi standar global dalam rantai produksi, mulai dari hulu hingga hilir.
Adapun ruang lingkup kerja sama KKP dengan Kemendag meliputi sejumlah aspek strategis. Di antaranya pertukaran dan pemanfaatan data maupun informasi, pemanfaatan sistem layanan informasi ekspor, peningkatan kapasitas pelaku usaha berorientasi ekspor, peningkatan daya saing produk berorientasi ekspor, pelaksanaan fasilitasi promosi dagang, dan pengembangan ekspor berbasis kewilayahan.
Melalui platform InaExport, para pelaku UMKM yang produknya sudah terverifikasi dapat mengakses berbagai layanan unggulan. Layanan tersebut meliputi asesmen dan validasi eksportir maupun informasi tarif, persyaratan, sertifikasi, regulasi, dan akses pasar, termasuk kalkulator ekspor untuk berbagai negara tujuan.
Selain itu, terdapat juga layanan yang menghubungkan permintaan buyer dengan eksportir, serta memungkinkan pemantauan tindak lanjutnya. Dengan demikian, pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan informasi pasar, tetapi juga difasilitasi untuk bertemu langsung dengan calon pembeli dari luar negeri.
Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatan daya saing produk perikanan Indonesia di pasar internasional sekaligus memperkuat peran UMKM dan desa sebagai penopang ekonomi nasional.
- Sektor Perikanan
- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)
- dorong umkm lokal
- Buka Pasar Global
- Bisnis UMKM
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo
-
Garam Bima Naik Kelas! Sudah Halal, Kantongi BPOM dan Siap Saingi Garam Impor
-
Said Iqbal Nilai RUU Ketenagakerjaan Atur Skema Upah yang Lebih Baik daripada UU Cipta Kerja
-
VMS Dimatikan, 28 ABK Disiksa di Laut Arafura, Modus Kapal Ikan Terbongkar
-
Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
-
Nilai Ekspor Tilapia RI Tertinggi di Dunia, Tapi Pasar Eropa Baru 8,1 Persen
-
KPK Limpahkan Berkas Silmy Karim Cs ke JPU, Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA Masuk Tahap II.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.