Telkom Resmi Spin-Off Bisnis Fiber ke InfraNexia Senilai Rp85,7 Triliun
📅 Kamis, 01 Okt 2026, 17:35 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh"Skala infrastruktur yang semakin besar memberi kami fleksibilitas untuk menghadirkan solusi yang lebih relevan bagi berbagai kebutuhan pelanggan."
Setelah proses konsolidasi, InfraNexia mengelola jaringan serat optik yang terhubung melalui infrastruktur darat dan laut. Operasionalnya didukung empat area, 12 regional, dan 61 distrik yang tersebar di seluruh Indonesia.
Jaringan tersebut menjadi fondasi bagi berbagai pelaku industri, mulai dari operator telekomunikasi, penyedia layanan internet, perusahaan komputasi awan, pusat data, hingga sektor usaha lainnya. Infrastruktur dengan cakupan nasional tersebut memungkinkan para pelaku industri meningkatkan kapasitas serta memperluas jangkauan layanan tanpa harus membangun seluruh jaringan secara mandiri.
Direktur Utama InfraNexia Lukman Hakim Abd. Rauf mengatakan fase baru perusahaan memperkuat peran InfraNexia dalam mengembangkan jaringan nasional sebagai infrastruktur yang siap mendukung kebutuhan kecerdasan buatan. Jaringan tersebut diarahkan agar terbuka, terintegrasi, dan dapat dimanfaatkan bersama oleh berbagai pelaku industri.
"Indonesia membutuhkan AI Ready Infrastructure yang mampu berkembang seiring kebutuhan industri dan teknologi."
Lukman menjelaskan InfraNexia menjalankan model bisnis dengan prinsip carrier-neutral dan open-access melalui dua lini utama, yaitu Wholesale Connectivity dan Wholesale FTTx. Portofolio tersebut mencakup layanan konektivitas berkapasitas tinggi, akses jaringan, serta pemanfaatan infrastruktur pasif bersama sesuai kebutuhan pelanggan.
Seiring bertambahnya skala bisnis, InfraNexia juga mempercepat modernisasi operasi jaringan melalui otomasi dan integrasi sistem. Perusahaan turut mengembangkan kapabilitas jaringan otonom untuk meningkatkan keandalan layanan, efisiensi operasional, serta kemampuan jaringan dalam merespons kebutuhan pelanggan.
Penguatan skala dan kapabilitas tersebut menjadi bagian dari upaya InfraNexia menjaga relevansi infrastruktur dengan kebutuhan Indonesia yang semakin terkoneksi. Dengan jaringan nasional, model bisnis terbuka, dan pengelolaan yang semakin terintegrasi, perusahaan diarahkan untuk memperkuat perannya sebagai fondasi pertumbuhan ekosistem digital.
"InfraNexia dengan semangat Flowing Through Nusantara merefleksikan bagaimana infrastruktur kami akan terus menghubungkan wilayah, industri, dan berbagai peluang pertumbuhan di seluruh Indonesia."
Lukman menambahkan, semangat tersebut menjadi landasan bagi InfraNexia dalam mengembangkan infrastruktur yang tidak hanya memperkuat konektivitas, tetapi juga membuka ruang bagi pertumbuhan ekosistem digital. Melalui konsolidasi aset dan penguatan kapabilitas, perusahaan menargetkan pemanfaatan infrastruktur yang semakin luas oleh berbagai mitra dan pelaku industri di Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!