Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan Pastikan Korban Kebakaran Serdang Dapat Bantuan

Minggu, 11 Okt 2026, 12:26 WIB

TOBOALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), memastikan seluruh korban kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, mendapat bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid, di Toboali, Minggu(11/10), mengatakan pemerintah daerah hadir untuk memastikan masyarakat terdampak memperoleh perhatian dan bantuan selama menghadapi kondisi sulit akibat kebakaran.

Ket. Foto: Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid (kiri baju merah kombinasi hitam) bersama Gubernur Babel Hidayat Arsani (kanan baju putih) meninjau puing-puing rumah yang terbakar di Dusun Serdang, Minggu (11/10/2026). — Sumber: ANTARA

"Pemerintah daerah memastikan dan memberikan dukungan dan penguatan kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah, serta memastikan korban mendapat bantuan," ujarnya saat mengunjungi posko warga terdampak.

Ia mengatakan bantuan sementara yang disalurkan berupa makanan, air bersih, pakaian layak pakai, dan kebutuhan dasar lainnya sesuai kebutuhan masyarakat.

Bupati Riza mengatakan kebakaran tersebut menjadi duka bersama, terutama bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan barang-barang milik mereka.

"Musibah ini menjadi duka kita bersama. Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi. Tentu tidak mudah bagi para korban yang terdampak," katanya.

Menurut dia, pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan perangkat daerah dan pihak terkait untuk memastikan penanganan korban berjalan baik dan bantuan tersalurkan sesuai kebutuhan.

"Kami akan berupaya hadir dan membantu sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan yang ada. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menunjukkan kepedulian, bergotong royong dan membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah," ujarnya.

Berdasarkan pendataan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Babel, kebakaran tersebut berdampak terhadap sekitar 500 rumah, 500 Kepala Keluarga (KK) atau 2.000 jiwa. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Kebakaran bermula sekitar pukul 15.10 WIB pada Sabtu (10/10) dan api berhasil dipadamkan pada Minggu pagi. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan untuk mencegah api kembali menyala.

  • Pemkab Bangka Selatan

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.