Pemkot Bandung Tertibkan 20 Bangli di Jalan Ciumbuleuit
📅 Kamis, 01 Okt 2026, 14:57 WIB | Oleh: Ilham SudrajatIa memastikan penertiban dilakukan secara adil. Namun, pelaksanaannya dilakukan bertahap karena mempertimbangkan kondisi medan, keterbatasan tempat, dan lalu lintas.
"Penertiban harus dilakukan secara adil. Namun, karena keterbatasan tempat dan waktu untuk masalah lalu lintas, kita melakukannya secara bertahap," ujar dia.
Maulana menambahkan, setelah penertiban pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait mengenai pemanfaatan lahan tersebut dan mengikuti regulasi yang berlaku.
Sementara itu, Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Kota Bandung, Mochamad Harry Chrismarjadi, mengatakan penertiban dilakukan untuk mengembalikan fungsi ruang yang semestinya, terutama trotoar dan drainase.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Yang kami pastikan adalah kami ingin mengembalikan fungsi ruang. Fungsi ruangnya berupa mengembalikan dan mengoptimalisasi kembali drainase yang tertutup," ujar Chris.
Ia menjelaskan, drainase perlu dikembalikan fungsinya agar pemeliharaan dapat dilakukan dengan lebih mudah. Sementara trotoar dikembalikan agar dapat digunakan oleh pejalan kaki.
Menurut Chris, bangunan yang ditertibkan sudah tidak lagi sekadar berupa bangunan semi permanen. Sejumlah bangunan telah berdiri hampir permanen dan berada pada ruang yang tidak semestinya sehingga menghalangi atau mengurangi fungsi trotoar dan drainase.
Dalam pelaksanaannya, Satpol PP menggunakan alat berat karena kondisi bangunan dan medan dinilai tidak memungkinkan seluruh proses dilakukan secara manual.
Chris mengatakan, proses penertiban juga tetap memperhatikan aspek kepemilikan agar tidak terjadi kesalahan pembongkaran.
"Kami akan melakukan konfirmasi kembali kepemilikan supaya nanti kita jangan salah bongkar. Kalau salah bongkar juga nanti ada dampak hukum bagi kita," kata dia.
Satpol PP juga telah mengimbau pemilik bangunan untuk mengeluarkan barang-barang yang masih memiliki nilai sebelum pembongkaran dilakukan, sehingga dapat meminimalkan kerugian.
Chris mengatakan, dari sekitar 20 bangunan dengan panjang area kurang lebih 800 meter, pembongkaran diharapkan dapat diselesaikan pada hari yang sama. Sementara pengangkutan dan pemberesan material kecil ditargetkan berlangsung dalam satu hingga dua hari berikutnya.
Ia menegaskan, penertiban dilakukan tanpa tebang pilih. "Tidak ada istilah kita untuk tebang pilih. Kita lakukan secara bertahap," ujar dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!