Naik Rp35,9 Miliar, APBD Perubahan Kota Tangerang Tembus Rp5,7 Triliun, Untuk Apa Saja?

Kamis, 01 Okt 2026, 01:05 WIB

TANGERANG - DPRD Kota Tangerang resmi mengesahkan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp5,76 triliun, dengan pendapatan daerah tercatat mengalami kenaikan hingga Rp35,9 miliar, Rabu (30/9).

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengatakan dalam struktur Perubahan APBD 2026 yang disepakati, Pendapatan Daerah dianggarkan sebesar Rp5,18 triliun, terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp3,22 triliun dan Pendapatan Transfer sebesar Rp1,96 triliun.

Ket. Foto: Wali Kota Tangerang, Sachrudin, sedang melakukam tanda tangan berkas pengesahan Perubahan APBD 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang, Rabu. — Sumber: ANTARA/Irfan

Sementara itu, Belanja Daerah dianggarkan sebesar Rp5,76 triliun, meliputi Belanja Operasi sebesar Rp4,67 triliun, Belanja Modal sebesar Rp1,05 triliun, dan Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp35,42 miliar. Adapun defisit anggaran sebesar Rp581,04 miliar direncanakan ditutup melalui pembiayaan daerah.

"Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 diarahkan untuk mendukung program prioritas yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," kata Wali Kota setelah Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang..

Ia menegaskan, dengan waktu pelaksanaan tahun anggaran yang tersisa beberapa bulan, seluruh perangkat daerah harus segera mengoptimalkan pelaksanaan program, memperkuat koordinasi, serta memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai target dan ketentuan yang berlaku.

Sachrudin juga mengingatkan bahwa percepatan pembangunan harus berjalan beriringan dengan kualitas pelaksanaan dan akuntabilitas penggunaan anggaran. Dengan demikian, setiap program tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Jangan sampai kita hanya berorientasi pada penyerapan anggaran. Kita harus memastikan apa yang dikerjakan, hasil yang dicapai, dan manfaat yang diterima masyarakat. Pembangunan juga harus menjangkau seluruh wilayah Kota Tangerang sesuai kebutuhan dan prioritasnya,” tegasnya.

Adapun sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan Perubahan APBD 2026 meliputi pengurangan kemiskinan ekstrem, percepatan penurunan stunting, penanganan pengangguran, pengendalian inflasi, serta mitigasi bencana dan adaptasi perubahan iklim.

“Anggaran bukan sekadar angka dalam dokumen perencanaan. Yang terpenting adalah bagaimana anggaran tersebut diterjemahkan menjadi program yang tepat sasaran, memberikan hasil terukur, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Sachrudin

Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang, Arief Wibowo, mengatakan pembahasan Perubahan APBD 2026 dilakukan selama kurang lebih satu bulan dengan mengedepankan efisiensi anggaran serta memastikan realokasi belanja diarahkan pada program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini kita telah melaksanakan rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan untuk R-APBD Perubahan Tahun 2026. Kurang lebih sebulan kita melakukan pembahasan untuk memastikan perubahan atau pergeseran anggaran ini sejalan dengan arahan efisiensi, sekaligus melakukan realokasi anggaran kepada kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat,” ujar Arief.

  • pendapatan daerah
  • pemkot tangerang
  • apbd perubahan kota tangerang
  • dprd kota tangerang

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.