Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus Lapas Cibinong Jadi Momentum Perbaikan Pemasyarakatan Secara Menyeluruh.

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 20:13 WIB | Oleh:
Kasus Lapas Cibinong Jadi Momentum Perbaikan Pemasyarakatan Secara Menyeluruh. Doc: Antara Foto
Ket. Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka mengunjungi Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (30/9).

Komisi XIII DPR RI mendorong penerapan Satu Data Pemasyarakatan untuk mengintegrasikan pengawasan aktivitas lembaga pemasyarakatan (lapas), mulai dari data warga binaan, kunjungan hingga barang yang keluar dan masuk.

Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka saat mengunjungi Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu, mengatakan kasus yang menjadi sorotan di lapas tersebut harus menjadi momentum membenahi sistem pemasyarakatan secara menyeluruh.

"Yang terjadi di Cibinong ini justru menjadi momentum untuk memperbaiki pemasyarakatan secara keseluruhan," kata Rieke.

Menurut dia, sistem pemasyarakatan membutuhkan data terintegrasi agar pengawasan terhadap berbagai aktivitas di dalam lapas dapat dilakukan secara lebih optimal.

Rieke mencontohkan data mengenai orang yang keluar dan masuk, identitas pengunjung, hingga barang yang keluar dan masuk lapas seharusnya dapat tercatat dalam sistem yang terintegrasi.

"Data orang keluar masuk, siapa yang berkunjung, apa barang yang keluar masuk, itu kan data. Bagaimana cara pemantauannya, integrasi antara data dengan sistem ekosistem digital di pemasyarakatan ini menjadi penting," ujarnya.

Ia menilai persoalan data selama ini belum mendapatkan perhatian maksimal, termasuk dari sisi dukungan anggaran untuk membangun ekosistem digital pemasyarakatan.

Menurut Rieke, integrasi data pemasyarakatan juga perlu terhubung dengan sistem penegakan hukum lainnya karena lapas merupakan bagian dari sistem peradilan pidana terpadu.

Ia menyebut pembenahan tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya Satu Data Indonesia yang juga sedang didorong melalui pembentukan undang-undang.

Pemasyarakatan, kata dia, membutuhkan basis data yang dapat digunakan untuk menangani berbagai karakteristik warga binaan, termasuk perkara tertentu yang memerlukan penanganan khusus.

"Pembenahan pemasyarakatan itu harus pemasyarakatan berbasis Satu Data Pemasyarakatan yang berpedoman pada Satu Data Indonesia," katanya.

Komisi XIII melalui Panitia Kerja (Panja) Pemasyarakatan juga akan mendorong penerapan sistem tersebut agar pengawasan terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan dapat dilakukan secara terintegrasi.

Rieke mengatakan pembenahan tidak boleh berhenti pada polemik keberadaan fasilitas khusus yang ditemukan di Lapas Cibinong.

Ia juga mendorong audit terhadap berbagai hak integrasi warga binaan, mulai dari remisi, pembebasan bersyarat, cuti bersyarat hingga program lain yang diberikan berdasarkan asesmen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Megapolitan
Polda Metro Jaya Perketat P...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.