Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dari Jejak Kuliner Lokal ke Menu Masa Kini, 18 Chef Eksplorasi Rasa Nusantara

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 23:35 WIB | Oleh:
Dari Jejak Kuliner Lokal ke Menu Masa Kini, 18 Chef Eksplorasi Rasa Nusantara Doc: Istimewa
Ket. Sesi foto dalam talkshow di acara Media Gathering Unilever Food Solutions (UFS) yang mengupas berbagai aktivitas di bawah inisiatif tahunan Future Menu 2026 di Jakarta pada hari Rabu (30/9). Sebanyak 18 chef mengeksplorasi kekayaan kuliner Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk mengembangkan kreasi menu modern melalui Future Menu 2026.

JAKARTA — Kekayaan kuliner Indonesia kembali menjadi sumber inspirasi bagi pengembangan menu yang menyesuaikan perubahan selera konsumen. Melalui inisiatif tahunan Future Menu 2026, Unilever Food Solutions (UFS) mengangkat dua tren kuliner, yakni Culinary Roots dan Street Food Couture, sebagai pendekatan untuk mengeksplorasi kembali masakan lokal dan menerjemahkannya ke dalam sajian masa kini.

Berbeda dari pendekatan yang hanya mengandalkan prediksi tren, UFS pada tahun ini membawa eksplorasi tersebut ke lapangan melalui Culinary Trip. Sepanjang Juni hingga Juli 2026, sebanyak 18 chef mengikuti perjalanan kuliner ke sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk mempelajari rasa, bahan, teknik pengolahan, serta cerita budaya di balik berbagai hidangan lokal.

Inspirasi yang diperoleh dari perjalanan tersebut kemudian dikembangkan menjadi sejumlah Future Menu Collaboration di restoran mitra UFS. Menu-menu tersebut merupakan interpretasi para chef terhadap kuliner lokal dengan tetap mempertahankan karakter utama hidangan asalnya.

Country Lead Marketing UFS Indonesia Raditya Beer mengatakan, Future Menu setiap tahun dikembangkan sebagai panduan untuk melihat perkembangan preferensi konsumen sekaligus memberikan gambaran mengenai peluang yang dapat dieksplorasi chef dan pelaku usaha kuliner.

“Sebagai mitra strategis para chef dan pebisnis kuliner melalui berbagai brand untuk dapur profesional seperti Knorr Professional, Bango, dan Royco, setiap tahunnya UFS menghadirkan inisiatif Future Menu sebagai panduan tren kuliner masa depan,” kata Raditya dalam talkshow di acara Media Gathering Unilever Food Solutions (UFS) yang mengupas berbagai aktivitas di bawah inisiatif tahunan Future Menu 2026 di Jakarta pada hari Rabu (30/9).

Menurut dia, penyusunan tren tersebut dilakukan melalui kombinasi laporan industri, analisis tren media sosial, masukan dari chef UFS, umpan balik dari ratusan chef profesional, serta pengamatan terhadap konsumen Gen-Z di berbagai negara. Untuk Indonesia, hasil riset tersebut kemudian dipersonalisasi dengan menempatkan Culinary Roots dan Street Food Couture sebagai dua tren utama.

Kecenderungan konsumen terhadap makanan yang dekat dengan keseharian juga menjadi salah satu latar belakang pengembangan tema tersebut. Survei Jakpat pada 2025 yang dikutip dalam materi UFS menunjukkan 61 persen masyarakat memilih makan di warung lokal, sedangkan 58 persen memilih pedagang kaki lima.

Pilihan tersebut menunjukkan bahwa makanan yang familiar masih memiliki tempat penting dalam pola konsumsi masyarakat. Di sisi lain, pengalaman menemukan makanan lokal juga menjadi bagian dari aktivitas wisata, termasuk fenomena snackpacking di kalangan Gen-Z yang menjadikan eksplorasi jajanan lokal sebagai salah satu tujuan perjalanan.

“Melalui tren Culinary Roots dan Street Food Couture, Future Menu 2026 ingin memberikan inspirasi nyata bagi para chef dan pebisnis kuliner bahwa ternyata masa depan kuliner Indonesia tidak harus dicari jauh-jauh. Justru kekayaan kuliner lokal adalah kekuatan yang dapat terus dieksplorasi menjadi pengalaman baru yang lebih elevated dan relevan dengan penikmat kuliner masa kini,” ujar Raditya.

Menelusuri Kuliner Jawa Tengah dan Jawa Timur

Eksplorasi kuliner dilakukan melalui perjalanan yang mencakup 12 titik pemberhentian di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dalam perjalanan tersebut, para chef tidak hanya mencicipi hidangan, tetapi juga mempelajari konteks di balik makanan, mulai dari bahan yang digunakan hingga teknik pengolahan yang diwariskan antargenerasi.

Culinary Storyteller sekaligus Host Culinary Trip Future Menu 2026, Ade Putri, mengatakan perjalanan tersebut memperlihatkan bahwa inspirasi kuliner tidak selalu berasal dari hidangan yang sudah populer.

Menurut dia, masakan rumahan, bahan pangan yang tumbuh di lingkungan masyarakat, hingga teknik memasak tradisional dapat menjadi sumber gagasan untuk mengembangkan sajian baru.

“Ketika kita melihat langsung dari sumbernya, satu hidangan ternyata bisa menyimpan begitu banyak lapisan cerita. Akhirnya perjalanan ini memberikan ruang eksplorasi yang sangat luas bagi para chef untuk tidak hanya menempatkan kekayaan kuliner lokal sebagai warisan yang perlu dirayakan, melainkan sebuah titik awal untuk berkreasi,” kata Ade.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Olahraga
Bek Real Madrid Raul Asenci...

Batik Tak Boleh Hilang, Asita Dorong Jadikan Destinasi Wisata

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Batik Tak Boleh Hilang, Asi...
Advertisement
Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Naik ke Posisi 13

Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Naik ke Posisi 13

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.