Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Belanja Kebutuhan Pokok Daring Makin Diminati, Transaksi F&B Tembus Rp20,6 Triliun

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 22:53 WIB | Oleh:

Ramadan Dorong Transaksi Buah dan Hampers

Selain pertumbuhan tahunan, transaksi F&B pada semester pertama 2026 juga dipengaruhi faktor musiman, terutama Ramadan dan persiapan Lebaran.

Compas mencatat sejumlah subkategori mengalami peningkatan signifikan pada kuartal pertama 2026 dibandingkan kuartal sebelumnya. Penjualan buah-buahan meningkat 255 persen secara quarter-on-quarter (QoQ). Produk biskuit dan kue kering naik 157 persen, set hadiah dan hampers tumbuh 133 persen, sementara kacang meningkat 130 persen.

Peningkatan tersebut memperlihatkan bahwa kebutuhan belanja makanan dan minuman di kanal digital tidak hanya berkaitan dengan konsumsi rutin. Momen keagamaan dan tradisi pemberian hampers juga turut memengaruhi pola transaksi.

Dengan periode Ramadan dan Lebaran yang berlangsung pada awal tahun, peningkatan musiman tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong performa kategori F&B sepanjang semester pertama 2026.

Reseller Mendominasi Transaksi F&B

Dari sisi kanal penjualan, transaksi F&B di e-commerce masih didominasi toko non-resmi atau Non-Official Store.

Compas mencatat sekitar 77 persen transaksi F&B atau setara Rp15,8 triliun berlangsung melalui kanal Non-Official Store. Sementara itu, Official Store menyumbang 23 persen atau sekitar Rp4,8 triliun.

Komposisi tersebut menunjukkan peran reseller masih cukup besar dalam distribusi produk makanan, minuman, dan kebutuhan rumah tangga melalui kanal digital.

Dari sisi platform, Shopee mencatat transaksi F&B sebesar Rp12,2 triliun dengan pangsa 59 persen. ShopTokopedia berada di posisi berikutnya dengan nilai transaksi Rp8,1 triliun dan pangsa 39 persen.

Data tersebut menggambarkan bahwa sebagian besar transaksi F&B yang dipantau Compas terkonsentrasi pada dua platform tersebut.

F&B Menjadi Salah Satu Penggerak Baru FMCG Digital

Laporan Compas.co.id mencakup lima kategori utama dalam pasar FMCG e-commerce, yakni Beauty & Care, Food & Beverages, Healthcare, Mom & Baby, serta Homecare.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Nasional
Momen Tak Biasa! 361 Person...
Megapolitan
Kabar Baik Buat Pencari Ker...
Advertisement
Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Naik ke Posisi 13

Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Naik ke Posisi 13

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.