Teknologi LVAD Buka Pilihan Terapi bagi Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut
📅 Selasa, 29 Sep 2026, 22:33 WIB | Oleh: Haryo BronoMenurut Hospital Director Siloam Hospitals Kebon Jeruk, dr. Melissa, keberhasilan dua kasus dalam waktu berdekatan menunjukkan bahwa layanan tersebut tidak hanya bergantung pada kemampuan melakukan satu prosedur, tetapi juga kesiapan sistem dan tim untuk memberikan layanan secara berkelanjutan.
“Keberhasilan satu kasus merupakan pencapaian penting. Namun, keberhasilan dua kasus dalam waktu kurang dari satu bulan menunjukkan kesiapan sistem, tim, dan kapabilitas yang telah kami bangun,” katanya.
Implantasi LVAD merupakan prosedur dengan tingkat kompleksitas tinggi yang membutuhkan koordinasi berbagai bidang keahlian. Tim yang mencakup dokter spesialis jantung dan dokter spesialis bedah toraks-kardiovaskular.
Prosedur tersebut didukung dr. Leonardo Paskah Suciadi, Sp.JP, FIHA, FAPSC, FESC, FHFA, bersama dr. Maizul Anwar, Sp.BTKV(K), dan dr. Sugisman, Sp.BTKV, Subsp.JD.(K). Tim tersebut disebut telah menjalani pelatihan intensif bersama ahli LVAD internasional sebagai bagian dari persiapan prosedur.
Teknologi Pompa Jantung Mekanis
HeartMate 3 LVAD yang digunakan dalam prosedur tersebut merupakan perangkat generasi terbaru yang menggunakan teknologi Full MagLev Flow Technology. Teknologi tersebut menggunakan levitasi magnetik untuk membantu mengalirkan darah melalui pompa.
Data dari studi MOMENTUM 3 yang dipresentasikan pada pertemuan European Society of Cardiology pada 2022 menunjukkan tingkat kelangsungan hidup lima tahun sebesar 58,4 persen pada terapi LVAD dalam konteks studi tersebut.
Terapi LVAD juga tercantum dalam sejumlah pedoman penanganan gagal jantung sebagai salah satu pilihan terapi untuk pasien tertentu. Karena karakteristik penyakit dan kondisi setiap pasien berbeda, keputusan untuk menggunakan LVAD memerlukan penilaian terhadap tingkat keparahan gagal jantung, kondisi organ lain, risiko tindakan, serta tujuan terapi.
Dr. Leonardo mengatakan LVAD dapat menjadi pilihan bagi sebagian pasien dengan gagal jantung stadium lanjut, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan akses atau kelayakan untuk menjalani transplantasi jantung.
“Bagi kami, LVAD bukan sekadar sebuah prosedur, tetapi pilihan terapi yang dapat membuka harapan baru bagi pasien dengan gagal jantung stadium lanjut, khususnya bagi mereka yang menghadapi keterbatasan pilihan transplantasi jantung,” ujarnya.
Selain membantu fungsi pompa jantung, penggunaan LVAD membutuhkan pemantauan jangka panjang. Pasien dan keluarga juga perlu memahami perawatan perangkat, penggunaan obat, pemantauan kondisi kesehatan, serta kemungkinan komplikasi yang dapat menyertai terapi.
Momentum World Heart Day
Pencapaian dua implantasi tersebut diumumkan bertepatan dengan peringatan World Heart Day 2026 pada 29 September yang mengusung tema global “Don’t Miss a Beat”.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!