Teknologi LVAD Buka Pilihan Terapi bagi Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut
📅 Selasa, 29 Sep 2026, 22:33 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA — Siloam Hospitals Kebon Jeruk melalui Advanced Cardiac Care Clinic (ACCC) mencatat pencapaian dalam penanganan gagal jantung stadium lanjut setelah melakukan dua prosedur implantasi Left Ventricular Assist Device (LVAD) dalam waktu kurang dari satu bulan.
Rumah sakit tersebut menyebut pencapaian ini sebagai implantasi LVAD pertama yang dilakukan di rumah sakit swasta di Indonesia. Keberhasilan dua prosedur dalam rentang waktu berdekatan juga dinilai menunjukkan kesiapan tim multidisiplin dan sistem layanan untuk menangani pasien dengan gagal jantung stadium lanjut.
LVAD merupakan pompa jantung mekanis yang ditanamkan di dalam tubuh untuk membantu ventrikel kiri, yaitu ruang jantung yang bertugas memompa darah beroksigen ke seluruh tubuh. Perangkat ini dapat menjadi salah satu pilihan terapi bagi pasien gagal jantung stadium lanjut yang memenuhi kriteria klinis tertentu, terutama ketika terapi medis optimal tidak lagi memberikan hasil yang memadai.
Pada pasien yang sesuai dengan indikasi, LVAD dapat membantu meningkatkan kapasitas fungsional dan kualitas hidup serta mendukung kelangsungan hidup. Namun, terapi ini merupakan tindakan kompleks dan tidak ditujukan untuk seluruh pasien gagal jantung. Penentuan kandidat memerlukan evaluasi medis secara menyeluruh oleh tim spesialis.
Kebutuhan Terapi Gagal Jantung Stadium Lanjut
Kehadiran pilihan terapi lanjutan menjadi relevan di tengah tingginya beban penyakit jantung di Indonesia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 Kementerian Kesehatan, prevalensi penyakit jantung berdasarkan diagnosis dokter mencapai 0,85 persen secara nasional, atau diperkirakan sekitar 2,4 juta penduduk.
Kementerian Kesehatan juga mencatat penyakit jantung sebagai salah satu penyebab utama kematian dan disabilitas di Indonesia.
Pada gagal jantung stadium lanjut, jantung mengalami penurunan kemampuan memompa darah sehingga aktivitas sehari-hari dapat terganggu. Penanganan umumnya dilakukan secara bertahap melalui terapi medis dan perubahan gaya hidup, sementara pada pasien tertentu dapat dipertimbangkan terapi lanjutan seperti perangkat bantu jantung atau transplantasi.
Siloam Hospitals Kebon Jeruk menghadirkan Advanced Heart Failure Center yang menangani pasien gagal jantung stadium lanjut melalui pendekatan multidisiplin. Layanan tersebut mencakup diagnosis, optimalisasi terapi medis, hingga evaluasi pilihan terapi berbasis perangkat seperti LVAD.
Executive Director Siloam Hospitals Kebon Jeruk Inge Samadi mengatakan pengembangan layanan tersebut ditujukan untuk memperluas akses pasien terhadap teknologi dan keahlian medis di dalam negeri.
“Menjadi satu-satunya rumah sakit di Indonesia dengan Advanced Heart Failure Center bukanlah gelar yang kami kejar, melainkan wujud dari komitmen kami untuk menghadirkan layanan penanganan gagal jantung stadium lanjut yang komprehensif di Indonesia,” ujar Inge.
Dua Prosedur dalam Waktu Kurang dari Satu Bulan
Prosedur implantasi pertama dilakukan terhadap Choir Syariffudin Siregar, pasien laki-laki berusia 44 tahun menggunakan HeartMate 3 LVAD dari Abbott. Perangkat tersebut merupakan salah satu teknologi LVAD yang telah digunakan secara luas secara global.
Kurang dari satu bulan kemudian, tim Siloam Hospitals Kebon Jeruk kembali melakukan implantasi LVAD pada pasien kedua.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!