Pemkot Bandung Perkenalkan 8 Kawasan Wisata Kreatif Berbasis Potensi Lokal
📅 Selasa, 29 Sep 2026, 15:35 WIB | Oleh: Tim PenulisSejumlah kawasan memiliki produk unggulan seperti batik sekaligus menyimpan seni tradisi dan kebudayaan khas masyarakat setempat.
“Rata-rata kalau saya perhatikan, di KWK ini ada produk unggulan seperti batik. Kemudian di dalamnya juga ada budaya yang berkembang. Di Gedebage juga seperti itu, di Cigondewah juga seperti itu,” ujarnya.
Karena itu, Adi mendorong agar pengembangan pariwisata dan kebudayaan dapat berjalan beriringan sehingga setiap kawasan memiliki identitas yang semakin kuat dan menjadi daya tarik bagi masyarakat maupun wisatawan.
Selain memberikan dampak terhadap ekonomi masyarakat, sektor pariwisata juga menjadi salah satu kontributor terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung.
Adi menyampaikan, kontribusi sektor pariwisata yang bersumber antara lain dari pajak hotel, restoran, kafe dan hiburan berada di kisaran 34 persen dari PAD setiap tahunnya.
“Setiap tahun dihitung berapa sumbangan PAD dari pariwisata. Utamanya memang dari pajak hotel, pajak restoran, pajak kafe dan pajak hiburan, kurang lebih 34 persen,” katanya.
Dengan potensi tersebut, pengembangan KWK diharapkan tidak hanya menjadi etalase pariwisata Kota Bandung, tetapi juga membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengembangkan produk kreatif, seni budaya, serta aktivitas ekonomi di kawasan masing-masing.
Adi juga mengajak para pelaku KWK untuk memanfaatkan ruang-ruang publik dan pusat keramaian sebagai sarana memperkenalkan potensi kawasan kepada masyarakat.
Melalui kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, komunitas, seniman, budayawan, dan masyarakat, delapan KWK diharapkan terus berkembang menjadi destinasi wisata yang memiliki karakter kuat sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!