Pemkot Bandung Perkenalkan 8 Kawasan Wisata Kreatif Berbasis Potensi Lokal
📅 Selasa, 29 Sep 2026, 15:35 WIB | Oleh: Tim PenulisBANDUNG - Pemerintah Kota Bandung memperkenalkan delapan kawasan wisata kreatif (KWK) yang mengintegrasikan potensi wisata, ekonomi kreatif, seni budaya, sejarah, hingga produk unggulan masyarakat.
Delapan kawasan tersebut meliputi KWK Cigadung, KWK Braga, KWK Rajut Binong, KWK Terpadu Gedebage, KWK Literasi Cinambo, KWK Kawasan Tekstil Cigondewah, KWK Pasirkunci, serta KWK Cibaduyut.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa mengatakan, pengembangan pariwisata tidak dapat menjadi tanggung jawab satu perangkat daerah saja.
Menurutnya, kemajuan destinasi wisata membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar berbagai aspek pendukung pariwisata dapat berjalan secara optimal.
Ia mencontohkan, pengembangan kawasan wisata sangat berkaitan dengan kondisi infrastruktur, penerangan jalan, pengelolaan taman, hingga kelancaran lalu lintas.
“Pariwisata di Kota Bandung ini tidak mungkin hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Ini harus lintas OPD (organisasi perangkat daerah,red.),” ujar Adi saat Festival Kawasan Wisata Kreatif di Kiara Artha Park Bandung, Minggu (27/9) lalu, seperti disiarkan laman resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Menurut Adi, perhatian terhadap infrastruktur menjadi bagian penting dalam mendukung kawasan pariwisata. Jalan menuju kawasan wisata harus terpelihara, penerangan jalan memadai, ruang publik tertata, serta persoalan kemacetan dapat diminimalkan.
“Kalau jalan menuju kawasan wisata bagus, lampu penerangan jalannya juga bagus dan terang, kemudian kemacetan bisa dihindari, itu semuanya membutuhkan kolaborasi,” katanya.
Menurutnya, keberadaan delapan KWK menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bandung dalam mengembangkan pariwisata yang tidak hanya mengandalkan daya tarik destinasi, tetapi juga mengangkat karakter dan potensi masyarakat di masing-masing kawasan.
KWK Cigadung, misalnya, dikembangkan sebagai kawasan wisata kreatif dengan konsep pariwisata berbasis masyarakat serta seni dan budaya. Sementara Braga memiliki karakter kuat sebagai kawasan pusat seni, sejarah, dan cagar budaya di pusat Kota Bandung.
Adapun KWK Rajut Binong dikenal sebagai sentra industri kreatif dan produk rajut lokal di Binong Jati. KWK Terpadu Gedebage mengembangkan potensi kawasan secara terpadu, sedangkan KWK Literasi Cinambo mengangkat aktivitas dan potensi literasi masyarakat.
Potensi ekonomi kreatif juga terlihat di KWK Kawasan Tekstil Cigondewah yang dikenal dengan aktivitas perdagangan dan produk tekstil. Sementara KWK Pasirkunci berada di kawasan Ujungberung di kaki Gunung Manglayang dengan panorama alam serta potensi budaya lokal, termasuk kaulinan baheula.
Sementara itu, KWK Cibaduyut menjadi salah satu kawasan yang memiliki kekuatan pada produk tekstil dan industri kreatif yang telah berkembang di tengah masyarakat.
Adi menyebut, pengembangan KWK juga tidak dapat dipisahkan dari kekayaan budaya yang tumbuh di setiap kawasan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!