Prama dan Prami Lahir dari Restoran Kereta Api, Kisah Panjang Pelayanan Makan & Minum di Atas Rel Perjalanan
📅 Minggu, 27 Sep 2026, 20:34 WIB | Oleh: OpikJika pada masa awal pelayanan berpusat pada kereta restorasi, dalam perkembangannya petugas hadir semakin dekat dengan pelanggan. Pramugara dan pramugari kemudian menjadi bagian dari pelayanan perjalanan kereta api, sebelum istilah prama dan prami semakin dikenal seperti sekarang.
Penampilan petugas ikut berubah mengikuti perkembangan identitas perusahaan dan standar pelayanan. Dokumentasi perjalanan perkeretaapian memperlihatkan perubahan seragam dari masa ke masa, sejalan dengan perubahan dari PJKA, Perumka, PT Kereta Api hingga KAI.
KAI tidak menetapkan kronologi warna dan desain setiap generasi seragam sebagai bagian dari catatan sejarah yang dipublikasikan saat ini. Namun, pada era modern, seragam menjadi salah satu identitas prama-prami ketika berinteraksi langsung dengan pelanggan.
Unsur budaya Indonesia juga hadir pada kesempatan tertentu. Pada peringatan Hari Batik Nasional 2025, misalnya, prama-prami KAI Services mengenakan batik karya Anne Avantie dengan motif Sawunggaling dan Truntum. Sawunggaling membawa makna kekuatan dan keteguhan, sementara Truntum merepresentasikan cinta yang tulus dan konsisten.
Perubahan seragam berjalan bersama perubahan ruang dan cara mereka bekerja. Prama-prami kini melayani kebutuhan pelanggan di sepanjang rangkaian serta mendukung pelayanan makanan dan minuman selama perjalanan.
Kereta Makan Juga Berubah
Hampir satu abad setelah restoran kereta api mulai dikenal pada era 1930-an, kereta makan tetap menjadi bagian dari perjalanan KA Jarak Jauh.
Namun, kereta makan yang ditemui pelanggan saat ini berasal dari berbagai generasi sarana. KAI masih mengoperasikan kereta makan eksisting, melakukan peningkatan terhadap kereta makan melalui program modifikasi, serta secara bertahap menerima kereta makan baru sebagai bagian dari program regenerasi sarana.
Secara fungsi, kereta makan dilengkapi dapur dan ruang saji untuk mendukung penyediaan makanan dan minuman selama perjalanan. Pada sejumlah kereta makan tersedia pula tempat duduk yang memungkinkan pelanggan menikmati makanan dan minuman sembari perjalanan berlangsung.
Modernisasi salah satunya dilakukan melalui kemampuan internal KAI di Balai Yasa Tegal.
Sepanjang 2024–2025, sebanyak 17 Kereta Makan M1 selesai dimodifikasi, terdiri atas empat unit pada 2024 dan 13 unit pada 2025. Seluruhnya kemudian digunakan kembali untuk mendukung operasional sejumlah perjalanan KA Jarak Jauh.
Program tersebut berlanjut pada 2026 dengan 10 Kereta Makan M1 yang masuk program modifikasi.
Pekerjaan menyentuh berbagai bagian sarana, mulai dari pemeriksaan rangka dasar, sistem roda, pengereman dan kelistrikan hingga peningkatan pencahayaan, tata ruang serta fasilitas bagi pelanggan. Setiap sarana kemudian melewati pemeriksaan kualitas dan pengujian fungsi sebelum kembali digunakan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!