Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wärtsilä: Fleksibilitas Jaringan Listrik, Kunci RI Percepat Energi Terbarukan dan Pertumbuhan Pusat Data AI

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 09:47 WIB | Oleh:

“Bagi pusat data, kecepatan memperoleh pasokan listrik kini hampir sama pentingnya dengan akses terhadap listrik itu sendiri,” ujar Patrik Farkas, General Manager, Market Development, Middle East and Asia, Wärtsilä Energy. 

“Para pengembang semakin menilai infrastruktur energi sebagai bagian strategis dari keputusan investasi mereka. Pembangkitan listrik onsite yang dapat diskalakan memungkinkan proyek berjalan meskipun kapasitas jaringan terbatas, sambil tetap mempertahankan opsi untuk mengalihkan fungsi aset tersebut ketika sistem tenaga di sekitarnya berkembang.

Pengalaman Wärtsilä di pasar pusat data global yang berkembang pesat menunjukkan besarnya peluang ini. Perusahaan telah menjual proyek-proyek terkait pusat data dengan total kapasitas lebih dari 2,4 GW di Amerika Serikat dan Eropa. Wärtsilä mengidentifikasi Indonesia, Malaysia, Jepang, dan Australia sebagai pasar yang menawarkan peluang jangka menengah hingga panjang untuk solusi kelistrikan pusat data.

“Transisi energi dan pertumbuhan digital Indonesia sedang berlangsung secara bersamaan,” tutup Febron Siregar. 

“Peluangnya terletak pada pengembangan infrastruktur yang mampu mendukung keduanya. Akses terhadap pasokan listrik yang andal dapat membuka investasi digital, sementara aset energi yang adaptif dapat terus memberikan nilai saat jaringan berkembang dan bauran pembangkitan berubah.”

Enlit Asia x MKI Electricity Connect diselenggarakan pada 22-24 September 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Jakarta Raya, akan mempertemukan lebih dari 11.000 profesional dan lebih dari 280 peserta pameran internasional. 

Para peserta akan mengeksplorasi bagaimana Asia Tenggara dapat memperkuat ketahanan energi, mempercepat dekarbonisasi, dan merespons sumber-sumber baru permintaan listrik.

Wärtsilä akan menampilkan keahlian sistem tenaganya, teknologi penyeimbang jaringan, dan layanan siklus hidup yang dapat membantu Indonesia mengintegrasikan lebih banyak energi terbarukan, memenuhi pertumbuhan kebutuhan listrik, serta membangun sistem tenaga yang siap menghadapi pertumbuhan di masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Harga Cabai Rawit Rp104.850/Kg, Telur Ayam Rp30.100/Kg

45 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp104.850...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.