Teknologi AI Cartrack Deteksi Risiko Berkendara Sebelum Kecelakaan Terjadi
📅 Kamis, 24 Sep 2026, 19:30 WIB | Oleh: Haryo BronoPembinaan Berbasis Data untuk Menekan Angka Kecelakaan
Cartrack melaporkan bahwa penggabungan teknologi AI Vision dan program pembinaan pengemudi berbasis data telah terbukti efektif menurunkan angka insiden pada sejumlah perusahaan pelanggan.
Sebagai contoh, salah satu operator logistik di kawasan tertentu mencatat penurunan insiden keselamatan hingga 31 persen, sementara Lintas Shuttle melaporkan penurunan angka kecelakaan hingga 60 persen setelah menerapkan pembinaan pengemudi berbasis data dari Cartrack.
Chief Strategy & Marketing Officer Cartrack, Carmen Calisto, menegaskan bahwa aspek keselamatan berkendara kini telah bertransformasi menjadi elemen fundamental dalam strategi bisnis perusahaan.
“Dalam pasar seperti Indonesia yang kompetitif dan sensitif terhadap harga, keselamatan tidak lagi hanya menjadi isu kepatuhan. Keselamatan secara langsung memengaruhi biaya perusahaan, reputasinya, dan kemampuannya mempertahankan pelanggan,” ujar Carmen.

Chief Strategy & Marketing Officer Cartrack, Carmen Calisto (Dok. Koran Jakarta/Haryo Brono)
Melalui kehadiran AI Dash Pro, Cartrack memperluas portofolio layanan manajemen armada cerdas di Indonesia. Solusi ini memadukan pemantauan perilaku pengemudi, rekaman video insiden, peringatan dini real-time, hingga evaluasi kinerja mendalam guna mewujudkan ekosistem transportasi komersial yang lebih aman dan efisien.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!