Kurangi Beban Pengeluaran Warga, Perum Bulog Distribusikan 188,10 Ton Beras kepada 627 Penerima di Kaimana
Kamis, 24 Sep 2026, 12:36 WIBMANOKWARI â Perum Bulog Cabang Fakfak, Papua Barat, mulai mendistribusikan bantuan pangan pemerintah periode Juli, Agustus, dan September 2026 berupa beras sebanyak 188,10 ton kepada 627 penerima di Kabupaten Kaimana.Â
Kepala Perum Bulog Fakfak, Ibrahim Wairoy, dihubungi dari Manokwari, Kamis (24/9), mengatakan proses penyaluran beras bantuan pangan dari Fakfak ke wilayah Kabupaten Kaimana menggunakan transportasi laut.Â
"Kemarin berasnya diangkut dari Gudang Bulog ke kapal, dan hari ini berlayar menuju Kaimana," kata Ibrahim.Â
Dia menyebut pendistribusian beras bantuan pangan dilakukan oleh pihak transporter, namun Bulog tetap melakukan pengawalan hingga ke titik lokasi yang telah disepakati bersama pemerintah daerah dan pemerintah distrik.Â
Pengawalan bertujuan untuk memastikan kualitas dan kuantitas beras yang disalurkan tidak berkurang ataupun rusak, namun apabila hal itu terjadi maka transporter bertanggung jawab melakukan penggantian.Â
"Setiap penerima mendapat 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan yang disalurkan sekaligus melalui kantor distrik, kelurahan, maupun balai kampung," ucap Ibrahim.Â
Bantuan pangan tersebut, kata dia, disalurkan untuk 3.373 penerima di Distrik Kaimana sebanyak 101,19 ton beras atau sekitar 53,8 persen dari total alokasi Juli-September, dan Teluk Arguni Atas 23,22 ton (774 penerima).Â
Kemudian, Buruwai 20,82 ton (694 penerima), Distrik Teluk Arguni Bawah 14,91 ton (497 penerima), Teluk Etna 9,84 ton (328 ton), Kambrau 9,18 ton (306 penerima), dan Distrik Yamor 8,94 ton (298 penerima).Â
"Nanti kami sasar distrik-distrik pesisir lebih dahulu, setelah itu baru ke distrik yang dekat dengan ibu kota kabupaten," ujarnya.Â
Menurut dia, program bantuan pangan bertujuan mengurangi beban pengeluaran masyarakat berpenghasilan rendah dalam memenuhi kebutuhan pokok, mengendalikan inflasi, dan menjaga daya beli masyarakat.Â
Pihaknya juga sudah menyiapkan beras kurang lebih sebanyak 198 ton untuk program bantuan pangan pemerintah periode Oktober, November, dan Desember 2026, namun pelaksanaannya masih menunggu penetapan kuota.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Bogor Segera Ubah SOTK untuk Percepat Transformasi Digital
-
Pemanfaatan tepian waduk untuk pertanian
-
Pasar Gelap Selalu Tumbuh Subur jika Disparitas Harga Menggiurkan
-
Perubahan Kebutuhan Perjalanan Masyarakat Dorong KAI Berubah, dari Mobilitas Harian hingga Pengalaman Wisata
-
EBT Global Tumbuh Rekor Namun Target 2030 Masih Terancam
-
Blitar Kekeringan, Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih untuk Warga
-
Hingga Oktober 2026, Perum Bulog Menyerap 4,11 Juta Ton Beras
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.