54 Penyelam  Dikerahkan untuk Operasi SAR KM Virgo hari ke-13

Kamis, 24 Sep 2026, 23:57 WIB

Banjarmasin - Basarnas dan TNI AL mengerahkan 54 penyelam untuk memperkuat operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di Laut Jawa pada hari ke-13, Jumat (25/9), dengan membagi personel dalam sejumlah sortie penyelaman.

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko mengatakan kekuatan tersebut terdiri atas 35 penyelam yang telah tersedia sebelumnya dan tambahan 19 penyelam dari TNI AL untuk mendukung pencarian korban di bawah laut.

Ket. Foto: Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko (kanan) memberikan keterangan dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-12 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (24/9/2026). — Sumber: Antara

“Yang terakhir kita ada 35 kemudian tambahan 19 penyelam onboard di KRI Hiu,” kata Yudhi dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-12 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis malam.

Dia mengatakan tim di KN Pacitan telah mengevaluasi pelaksanaan operasi dan menyusun rancangan sortie sekaligus menentukan penyelam yang akan diturunkan, dengan tambahan personel TNI AL memungkinkan penyelam diatur bergantian untuk memaksimalkan pencarian di bawah laut.

“Kegiatan atau strategi saya kira tidak akan berubah, masih tetap sama dengan memaksimalkan penyelamatan sesuai dengan sortie yang telah dibagi tim pada malam ini,” ujarnya.

Basarnas dan TNI AL berupaya meningkatkan jumlah sortie penyelaman pada hari ke-13 apabila kondisi cuaca dan situasi operasi mendukung, sehingga pelaksanaan pencarian dapat ditingkatkan dari tiga sortie menjadi empat sortie atau bahkan lebih.

“Kalau misalnya mendukung seperti hari ini bisa tiga sortie, mungkin kalau besok suasananya cerah sampai sore, kita mungkin bisa empat sortie, mungkin lebih maksimal lagi,” katanya.

Ia menegaskan keselamatan menjadi perhatian utama dalam setiap pembagian tugas dan pengerahan penyelam, sementara kewenangan teknis ketika personel turun ke bawah laut berada pada tim di lapangan yang menyesuaikan dengan kondisi operasi.

“Yang jelas kami selalu menekankan kepada mereka yang ada di lapangan, khususnya para dan tim penyelam. Jaga keamanan, keamanan, dan keamanan,” kata Yudhi.

Sebanyak 54 penyelam terdiri atas Basarnas Special Group (BSG), TNI AL dari Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Komando Pusat Penyelamatan Bawah Air (Koppeba), serta potensi SAR lainnya.

Yudhi menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh TNI AL dalam operasi SAR KM Virgo Transport 8, khususnya melalui tambahan 19 penyelam yang memperkuat kemampuan tim gabungan dalam melaksanakan pencarian secara bergantian di bawah laut pada operasi SAR hari ke-13.

  • KM Virgo Transport 8

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.