Mau Kerja ke Jepang? Pemkab Aceh Barat Buka Program Magang, Cek Syaratnya!
Rabu, 23 Sep 2026, 00:17 WIBMEULABOH - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) membuka pendaftaran program magang sekaligus penempatan kerja ke Jepang.
"Sampai pukul 17.00 WIB hari ini sudah 122 pendaftar yang menyerahkan berkas lengkap," kata Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Distransnaker Kabupaten Aceh Barat Aryo Broto Seno kepada ANTARA, Selasa.
Ia menjelaskan, program ini bukan hanya sebatas pemagangan biasa, melainkan juga membuka jalur untuk langsung bekerja di Jepang.
"Kami perlu luruskan bahwa ini adalah program magang dan kerja, jadi ada dua jalur yang dibuka," ujar Aryo.
Memasuki hari kedua pendaftaran, antusiasme masyarakat tercatat sangat tinggi dengan jumlah berkas yang masuk mencapai 122 pendaftar, dan jumlah pendaftar diperkirakan akan semakin bertambah setiap harinya.
Aryo menambahkan, para peserta yang lolos seleksi awal akan menjalani pelatihan bahasa Jepang selama tiga bulan sebelum diberangkatkan.
Kendati demikian, bagi pendaftar yang sudah memiliki sertifikat kemampuan bahasa (N4) dan Specified Skilled Worker (SSW), pihak dinas akan langsung mengarahkan mereka ke dalam antrean pemberangkatan kerja.
â"Dari seratusan pendaftar, baru satu orang yang sudah memiliki sertifikat N4 dan SSW. Oleh karena itu, pemkab hadir memberikan 'SIM' terlebih dahulu berupa kursus bahasa dan sertifikasi kerja agar peserta siap bersaing," jelasnya.
â
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Bupati Aceh Barat Tarmizi tetap berkomitmen mengalokasikan anggaran untuk menyaring 50 peserta.
Kuota tersebut dibagi menjadi dua skema yaitu kuota tanggungan pemerintah daerah sebanyak 30 orang, yaitu seluruh biaya pelatihan ditanggung penuh oleh pemerintah daerah, mencakup fasilitas modul, konsumsi, seragam/baju, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.
Sedangkan untuk kuota mandiri, peserta mendapatkan fasilitas pelatihan bahasa Jepang gratis selama tiga bulan, namun biaya operasional pribadi lainnya ditanggung secara mandiri.
â
âAryo menjelaskan, proses pendaftaran program ini dibuka hingga 25 September 2026, dan selanjutnya tahapan seleksi akan berlangsung ketat dengan jadwal seleksi administrasi, psikotes, dan wawancara.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap program kerja dan magang ke Jepang ini nantinya menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan ekonomi daerah.
Dengan etos kerja, penguasaan teknologi, dan standar gaji yang tinggi di Jepang, para alumni program ini diproyeksikan dapat menjadi penggerak ekonomi baru saat kembali ke Aceh Barat, demikian Aryo Broto Seno.
- Tiket Kereta Api
- magang
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Kapal Feri Terbakar di Madura: 5 Tewas, 41 Orang Masih Hilang
-
Seniman Bandung Garap Patung Tokoh Legendaris Persib
-
Serie A Italia: Malen Tampil Impresif, Roma Atasi Lecce 4-0 dan Rebut Puncak Klasemen
-
Sinner Menang Mudah, Sabalenka Tumbang
-
Mentan Amran Sebut Swasembada Pangan dan Ekspor Beras Jadi Kado HUT Ke-81 RI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.