Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia

📅 Rabu, 23 Sep 2026, 00:09 WIB | Oleh:
Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia Doc: istimewa
Ket. Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim (tengah) bersama Co-founder sekaligus Chief Marketing Officer Krista Exhibitions, Christina Sudjie (kanan) serta beberapa stake holders dalam konprensi pers ALLPrint Indonesia 2026 di Jakarta, Selasa (22/9). Krista kembali menggelar ALLPrint Indonesia 2026, 7-10 Oktober di JIExpo Kemayoran.

JAKARTA- Kebangkitan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan penetrasi e-commerce menjadi katalisator pertumbuhan bagi industri kemasan (packaging) dan label yang melonjak 20 persen serta textile printing sebesar 15 persen. Pertumbuhan tersebut mendorong industri percetakan Indonesia pada 2026 tumbuh stabil dengan proyeksi kenaikan sekitar 3,39 persen hingga mencapai pertumbuhan kumulatif yang stabil di kisaran 11,42 persen.

Tren yang berkembang pun menyebabkan terjadinya pergeseran dari percetakan massal menuju percetakan digital dan personal, sehingga turut mendorong kebutuhan industri percetakan untuk beradaptasi dengan teknologi dan solusi produksi yang semakin beragam.

Transformasi digital, perkembangan digital printing, kebutuhan kemasan, teknologi grafika, hingga otomatisasi proses produksi menjadi bagian dari perubahan yang membentuk arah industri percetakan saat ini.

Merespons perkembangan tersebut, PT Kristamedia Pratama atau Krista Exhibitions kembali terpanggil menyelenggarakan pameran internasional ALLPrint Indonesia 2026. Pameran yang menghadirkan teknologi, mesin, peralatan, bahan baku, serta berbagai solusi untuk mendukung kebutuhan industri percetakan dan grafika sedianya akan berlangsung pada 7-10 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Krista Exhibitions akan menghadirkan sekitar 400 peserta, termasuk 20 UMKM, dari lebih dari 10 negara, antara lain Indonesia, Tiongkok, Hong Kong, Malaysia, Taiwan, Jerman, Jepang, India, Singapura, dan Korea Selatan tersebut menargetkan 60.000 pengunjung selama empat hari penyelenggaraan.

ALLPrint Indonesia 2026 juga digelar bersamaan dengan sejumlah pameran pendukung, yakni Indo Sign & AD, Textile Printing, Print For Pack, Inter Corrugated, dan Pro Label Asia. Kolaborasi tersebut memperluas cakupan ekosistem industri percetakan sekaligus mempertemukan pelaku usaha dengan beragam teknologi, produk, dan solusi industri.

Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim dalam pemaparannya saat konferensi pers di Krista Business Center Group, Gandaria City Jakarta, Selasa (22/9) mengatakanperkembangan industri percetakan saat ini tidak lagi terbatas pada teknologi cetak konvensional, tetapi telah berkembang ke berbagai kebutuhan industri yang saling berkaitan.

“Industri percetakan saat ini berkembang sangat luas. Tidak hanya berbicara mengenai mesin dan teknologi cetak konvensional, tetapi juga digital printing, printing untuk kemasan, teknologi grafis, label, hingga berbagai solusi yang dibutuhkan oleh industri. Perkembangan ini tentu menciptakan kebutuhan baru dan peluang bisnis baru bagi para pelaku industri,” kata Daud.

Melalui ALLPrint Indonesia 2026, pelaku industri dapat melihat secara langsung perkembangan teknologi yang mendukung proses produksi, mulai dari digital printing, packaging printing, teknologi karton box, graphic technology, printing equipment, finishing technology, tinta, kertas dan media cetak, hingga software dan berbagai solusi pendukung industri grafika.

Platform B2B

Lebih lanjut Daud mengatakan kehadiran teknologi tersebut menjadi semakin relevan di tengah kebutuhan industri untuk meningkatkan efisiensi, memperluas kapasitas produksi, serta menyesuaikan produk dengan perkembangan permintaan pasar.

ALLPrint Indonesia 2026 memberikan ruang bagi pengunjung untuk memperoleh informasi langsung dari produsen dan penyedia teknologi, melihat demonstrasi mesin dan produk, serta memahami penerapan solusi sesuai kebutuhan produksi.

ALLPrint Indonesia 2026 memperkuat perannya sebagai platform business- to-business (B2B) yang mempertemukan produsen, distributor, supplier, pengguna teknologi, serta pelaku usaha dari berbagai sektor. Pertemuan tersebut membuka ruang bagi pelaku industri untuk memperluas jaringan, menemukan mitra dan pemasok baru, bertukar informasi mengenai perkembangan pasar, serta menjajaki peluang kerja sama bisnis.

Bagi perusahaan yang tengah mengembangkan kapasitas produksi atau mempertimbangkan investasi teknologi, pameran menjadi ruang untuk memperoleh referensi sebelum mengambil keputusan. Pengunjung dapat membandingkan berbagai pilihan mesin dan solusi, berdiskusi langsung dengan tenaga ahli maupun perwakilan perusahaan, serta mendapatkan gambaran mengenai teknologi yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan produksi.

Selain area pameran, ALLPrint Indonesia 2026 menghadirkan sejumlah agenda edukasi dan forum industri yang membahas perkembangan teknologi serta isu yang relevan bagi pelaku usaha. Salah satunya adalah seminar bertajuk “Ready for 2027 and onward? The New Rules of Digital Textile Printing” yang membahas perkembangan teknologi dan arah industri digital textile printing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Megapolitan
KPK Terus Coba Tuntaskan Ko...
Luar Negeri
20 Negara Dorong Standar Ke...
Luar Negeri
EBT Global Tumbuh Rekor Nam...
Daerah
Jeda Internasional Dimanfaa...

Formula 1 Pangkas Jarak Balapan Mulai 2027

1 jam lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Formula 1 Pangkas Jarak Bal...
Megapolitan
Antikorupsi Diedukasikan ke...

Mbappe Terus Tunjukkan Keyakinan Raih Ballon d'Or 2026

1.5 jam yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Mbappe Terus Tunjukkan Keya...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.