Hadapi Kemarau Ekstrem, Petani Jepang Beralih ke Varietas Padi Tahan Panas
📅 Rabu, 23 Sep 2026, 15:29 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSebagian petani buah dan sayuran mulai memeriksa tanaman pada malam hari untuk menghindari suhu siang yang ekstrem. Petani lainnya mulai mempertimbangkan tanaman yang lebih menyukai kondisi panas, seperti alpukat, pare dan okra.
Bagi Kawasaki, perubahan tersebut menunjukkan bahwa masa depan pertanian Jepang akan semakin bergantung pada kemampuan beradaptasi terhadap suhu yang terus meningkat.
“Prioritasnya adalah rasanya harus enak,” katanya.
Kawasaki sendiri telah lebih dari tiga dekade menanam padi. Ia berharap varietas tahan panas pada akhirnya dapat digunakan lebih luas oleh petani di seluruh Jepang.
“Sebagai seorang petani, saya hanya bersyukur bahwa kami telah menemukan sesuatu yang berhasil. Dan rasanya enak,” ujarnya.
Available next action: Create a downloadable PDF file here in this chat containing the findings and recommendations above
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!