Nyalakan 1.000 Lilin di Tugu Pancasila, Ratusan Jurnalis Doakan 5 Rekan Hilang di Selat Sunda

Selasa, 22 Sep 2026, 00:20 WIB

LAMPUNG SELATAN - Ratusan jurnalis di Kabupaten Lampung Selatan menggelar aksi menyalakan 1.000 lilin disertai doa dan renungan di Tugu Pancasila, Kalianda, Senin (21/9) malam. 

Aksi solidaritas yang diinisiasi PWI Lampung Selatan ini merupakan bentuk duka cita mendalam sekaligus simbol harapan yang tak pernah padam bagi lima jurnalis dan tiga anak buah kapal (ABK) yang hilang di perairan Selat Sunda usai operasi pencarian resmi Basarnas dihentikan.

Ket. Foto: Para jurnalis saat menyalakan 1.000 lilin secara simbolis di Tugu Pancasila, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Senin (21/9) malam, untuk mengenang sekaligus mendoakan lima jurnalis dan tiga anak buah kapal (ABK) yang hilang di perairan Selat Sunda. — Sumber: ANTARA/Riadi Gunawan

Ketua PWI Lampung Selatan Edwin Apriandi mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk duka cita sekaligus pengingat pentingnya keselamatan kerja bagi jurnalis yang menjalankan tugas di lapangan.

“Saya berharap dengan kegiatan 1.000 lilin ini, apapun kemungkinan yang akan terjadi, yang kita tidak pernah tahu di hari esok itu seperti apa, harapan itu jangan pernah dipadamkan,” kata dia.

Dia berharap penyalaan 1.000 lilin menjadi simbol solidaritas insan pers Lampung Selatan sekaligus doa bagi lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang.

“Aksi ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya keselamatan kerja bagi para pemburu berita yang kerap bertaruh nyawa di garis depan demi sebuah informasi,” ujar Edwin.

Lima jurnalis yang hilang yakni M. Bagus Khoirunas (ANTARA Biro Banten), Arie Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNEWS), Firman Daus (Anadolu Agency), dan Donald (jurnalis freelance).

Mereka berada di kapal bersama tiga kru, yakni Warta selaku kapten kapal, Surakman sebagai ABK, dan Heriyanto sebagai pemandu.

Tim SAR gabungan sebelumnya telah melakukan pencarian selama 10 hari. Namun, pencarian menghadapi kendala arus laut kuat, gelombang tinggi, dan kondisi medan perairan.

Basarnas menghentikan operasi pencarian resmi pada Kamis (17/9) malam setelah upaya pencarian dilakukan secara maksimal tanpa membuahkan hasil.

  • jurnalis hilang selat sunda
  • pwi lampung selatan
  • aksi 1000 lilin
  • pencarian jurnalis hilang

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.