Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot

📅 Selasa, 22 Sep 2026, 18:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot Doc: ANTARA/HO-Pertamina.
Ket. Kemasan prototype bioetanol menggunakan bahan dari sorgum saat acara Pengisian Perdana Bioetanol Sorgum Pertamina & Toyota yang diselenggarakan di ICE, Kabupaten Tangerang, Banten.

JAKARTA – Pengembangan industri bioetanol nasional menjadi bagian penting dalam mendorong diversifikasi energi sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Dengan memanfaatkan potensi bahan baku domestik, penguatan rantai pasok dan kapasitas produksi bioetanol tidak hanya berpeluang memperkuat ketahanan energi, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi sektor pertanian dan membuka peluang ekonomi baru di daerah.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendorong kolaborasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta untuk membangun industri bioetanol nasional melalui kepastian lahan serta investasi berkelanjutan.

Amran mengatakan pengembangan industri bioetanol membutuhkan dukungan investasi dari berbagai pihak agar pembangunan fasilitas pengolahan energi berbasis pertanian dapat berjalan secara cepat dan terintegrasi.

"Itu swasta dan BUMN. BUMN kita upayakan, kita prioritaskan BUMN dulu. Kalau BUMN oke, sudah maksimal, bisa 30 persen, bisa 40 persen, bisa 50 persen. Pokoknya, berapa kemampuan BUMN, sesudah itu, swasta, dan swasta pasti antre," kata Mentan usai Rapat Koordinasi Percepatan Pengembangan Bioetanol bersama 44 bupati dari berbagai daerah sentra produksi di Jakarta, Senin (21/9).

Menurut dia, kepastian lahan merupakan faktor utama yang dapat menarik minat investor swasta karena memberikan jaminan bagi keberlangsungan pembangunan kawasan bioetanol nasional.

Dia pun menjelaskan pengalamannya di sektor pangan, yang sebelumnya menunjukkan investasi dapat berjalan lebih cepat apabila ketersediaan lahan dan dukungan pemerintah telah dipastikan sejak awal.

"Kami pengalaman dulu 10 pabrik gula kami bangun kurang lebih 3 tahun. Kenapa? Lahannya dikawal oleh negara. Jadi, ini spesial," ujar Amran.

Mentan menyebutkan sektor swasta memiliki peluang besar untuk terlibat karena pengembangan bioetanol memiliki prospek ekonomi seiring meningkatnya kebutuhan energi terbarukan.

Pembangunan industri bioetanol pun akan diarahkan untuk mengolah komoditas pertanian lokal menjadi energi sehingga menciptakan nilai tambah bagi sektor hulu dan hilir.

Selain itu, pemerintah juga akan mengawal aspek legalitas lahan sehingga proses investasi berjalan sesuai aturan sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku usaha yang berpartisipasi.

Mentan optimistis kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan swasta mampu mempercepat terbentuknya ekosistem industri bioetanol nasional.

Melalui investasi bersama tersebut, kata dia, pemerintah berharap industri bioetanol dapat memperkuat ketahanan energi sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru berbasis sektor pertanian.

"Kita baru mau mulai konsolidasi hari ini. Ini adalah titik awal hari ini. Ya, doakan, mudah-mudahan bisa mulai tahun ini," ucap Amran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Bulu Tangkis Beregu Putra-putri ke Semifinal

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Bulu Tangkis Beregu Putra-p...
Nasional
BMKG Jayapura Catat 1.862 T...
Advertisement
BMKG: El Nino Sangat Kuat Sedang Terjadi

BMKG: El Nino Sangat Kuat Sedang Terjadi

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.