Karhutla Belum Reda, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama Memohon Turun Hujan di Tengah Kabut Asap

Selasa, 22 Sep 2026, 13:35 WIB

KOTAWARINGINTIMUR – Kondisi kemarau serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat, terutama kualitas udara, kesehatan, serta ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah.

Sebagai bentuk usaha lahir dan batin dalam menghadapi kondisi tersebut, Dompet Dhuafa menginisiasi pelaksanaan Doa Bersama, dirangkaikan dengan sejumlah aksi kemanusiaan bagi masyarakat.

Ket. Foto: Karhutla Belum Reda, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama Memohon Turun Hujan di Tengah Kabut Asap — Sumber: IST

“Doa Bersama kami gelar di Lapangan Pondok Pesantren Sabilal Muttaqin, Basirih Hulu, Kab. Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dengan mengundang KH. Muhammad Makki , Ustaz Nanang Kasim dan Puji Siswanto selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Kalteng,” ujar Ahmad Juwaini, Ketua Pengurus Dompet Dhuafa.

Ahmad Juwaini berharap, doa bersama menjadi ruang kolaborasi antara masyarakat, pesantren, relawan, mitra, dan berbagai pihak dalam merespons kondisi kemarau dan karhutla melalui pendekatan spiritual, sosial, dan kemanusiaan.

“Kami terus berupaya membantu masyarakat terutama dari dampak karhutla dengan menggerakkan para relawan dan tim DMC (Disaster Management Center) Dompet Dhuafa untuk melakukan pemadaman pada titik api,” katanya

Sementara tim medis membantu memeriksa kesehatan warga terdampak asap karhutla, membagikan masker hingga membentuk safe school, ruangan ini dilengkapi dengan kipas penyedot udara (exhaust fan), akuarium, serta berbagai tanaman guna menetralisir dampak asap yang sulit dihindari di lingkungan sekolah.

“Pada kegiatan ini kami juga menghadirkan layanan pos medis secara gratis dan pembagian masker kepada masyarakat”, pungkas Ahmad Juwaini.

  • Karhutla

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.