Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Budaya NCH Sikalang Buka Peluang Pasar bagi UMKM

📅 Selasa, 22 Sep 2026, 14:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Festival Budaya NCH Sikalang Buka Peluang Pasar bagi UMKM Doc: ANTARA
Ket. Pengunjung bertransaksi dengan UMKM ekonomi kreatif kain batik yang dijual dalam Festival Budaya NCH Desa Sikalang, Kota Sawahlunto, Sumbar.

SAWAHLUNTO – Festival Budaya Nagari Creative Hub (NCH) Sikalang, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar), menjadi media akselerasi pemasaran produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan kekayaan budaya lokal, dengan dikemas dalam sajian acara dan dipromosikan pada konten digital.

Kepala Desa Sikalang, Lambang Wicaksono, di Sawahlunto, Senin (21/9), mengatakan festival tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan dan memperkenalkan produk lokal serta kekayaan budaya Sikalang kepada publik.

"Festival sudah digelar pada Kamis (17/9) kemarin menghadirkan peragaan busana batik khas dan produk lokal Sikalang, pasar kuliner jadoel dan tradisional, serta pentas seni berupa tari kolosal, tari batik, teater bahasa Tangsi, kuda kepang, musik keroncong, rebana, dan barzanji," ujar dia merinci.

Menurut Lambang, kegiatan tersebut berdampak terhadap aktivitas ekonomi UMKM lokal, khususnya pelaku usaha kuliner dan ekonomi kreatif. Warga, terutama generasi muda, juga terlibat aktif dalam merancang dan mengemas kegiatan, sehingga memperoleh pengalaman dalam penyelenggaraan kegiatan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar Ahmad Zakri mengatakan NCH Sikalang merupakan role model bagi pengembangan NCH di kabupaten dan kota lainnya, karena mengintegrasikan teknologi digital dalam pemasaran kekayaan budaya dan UMKM lokal.

"NCH dijalankan melalui sistem kolaborasi dengan pembagian tugas yang konkret dan adaptif bagi pihak terkait. Festival budaya menjadi salah satu kegiatan untuk mempromosikan dan mendiseminasikan NCH kepada publik sekaligus menjadi etalase yang menunjukkan aktivitas NCH," katanya.

Ia menyebut ekonomi merupakan inti NCH, sedangkan pelestarian budaya dan produk lokal menjadi bagian yang turut berkembang melalui ekosistem tersebut, sehingga masyarakat memperoleh akses pemasaran ke tingkat provinsi, nasional, hingga global.

Pengembangan NCH juga menempatkan masyarakat dan generasi muda sebagai bagian dari proses pengelolaan potensi lokal, sehingga kegiatan budaya dapat dikemas menjadi produk dan aktivitas kreatif yang memiliki nilai ekonomi.

"Melalui pendekatan ini NCH mempertemukan potensi budaya, pelaku UMKM, kreativitas masyarakat, dan teknologi digital dalam satu ekosistem promosi. Festival menjadi ruang pertemuan secara langsung, sedangkan kanal digital digunakan untuk memperluas pengenalan produk dan kekayaan lokal kepada pasar," ujar dia menjelaskan.

Ketua Dekranasda Kota Sawahlunto Ny Yori Gemitia Riyanda mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk mempercepat promosi ekonomi kreatif berbasis budaya di Sikalang.

"Dekranasda Kota Sawahlunto juga siap berperan dalam pendampingan dan pengembangan kegiatan serupa, termasuk mengevaluasi pelaksanaan bersama pihak terkait untuk merancang penguatan kegiatan, sehingga dampak dan jangkauan promosi produk UMKM serta budaya lokal dapat diperluas," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Rupiah Masih Rentan - 14 Oktober 2026
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.