Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Hujan Ringan Berpotensi Bakal Guyur Sejumlah Kota pada Senin (31/8)

📅 Senin, 31 Agu 2026, 08:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Hujan Ringan Berpotensi Bakal Guyur Sejumlah Kota pada Senin (31/8) Doc: ANTARA
Ket. BMKG prediksi Jambi berpotensi hujan hingga satu pekan ke depan akibat sirkulasi siklonik di perairan Barat Sumatra, Kamis (18/6/2026).

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan berpotensi mengguyur sejumlah kota besar di Indonesia pada Senin (31/8).

Prakirawan BMKG, Ina, menyebut hujan ringan diprakirakan terjadi di Medan, Pekanbaru, Padang, Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, Serang, Bandung, dan Tanjung Selor.

“Sementara kota yang diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan tebal, yakni Banda Aceh, Pangkalpinang, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Samarinda,” ujar Ina dalam siaran yang diikuti dari Jakarta, Senin.

BMKG juga memprakirakan udara kabur di Jambi, Bandar Lampung, dan Pontianak, sedangkan Palangkaraya dan Banjarmasin berpotensi mengalami asap atau kabut.

Untuk wilayah Indonesia bagian timur, hujan ringan diprakirakan terjadi di Mamuju, Ambon, Manokwari, Nabire, dan Jayawijaya.

Adapun Denpasar, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, dan Jayapura diprakirakan cerah berawan hingga berawan tebal.

BMKG juga mencatat potensi hujan disertai petir di Merauke, serta udara kabur di Palu. Sementara Mataram berpotensi mengalami asap atau kabut.

Secara umum, BMKG menyebutkan daerah perlambatan angin atau konvergensi berpotensi terbentuk di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Papua, Papua Selatan, dan Papua Tengah.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah konvergensi. Masyarakat diimbau tetap memantau perkembangan prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...

Produksi ikan kering di Maumere turun

16 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Produksi ikan kering di Mau...

Pameran benda seni jaranan di Trenggalek

21 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pameran benda seni jaranan ...
Nasional
Bupati Pati nonaktif Sudewo...
Nasional
Kepala Bapanas: Pemerintah ...

Kejuaraan hadang tingkat pelajar

31 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Kejuaraan hadang tingkat pe...
Daerah
Bantuan alsintan modern unt...

Penumpukan sampah di Kabupaten Gowa

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Penumpukan sampah di Kabupa...
Luar Negeri
Mesir Gandeng Teknologi Tio...
Advertisement
Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.