Diakui Dunia, QRIS Antarnegara Raih 50-in-5 Awards 2026 di PBB
📅 Selasa, 22 Sep 2026, 10:36 WIB | Oleh: Tim PenulisJKARTA - Indonesia melalui inovasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Antarnegara meraih pengakuan global lewat “50-in-5 Awards 2026" kategori Kolaborasi yang diselenggarakan oleh Digital Public Goods Alliance (DPGA) dan Co-Develop.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian 50-in-5 Milestone Event pada Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-81 (United Nations General Assembly/UNGA 81) di New York, Amerika Serikat (AS).
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta sebagaimana keterangan resmi di Jakarta, Selasa, mengatakan QRIS Antarnegara menunjukkan bahwa interoperabilitas tidak mengharuskan setiap negara memiliki sistem yang sama.
Ia menambahkan bahwa yang dibutuhkan adalah kesamaan tujuan, kepercayaan, standar yang disepakati, serta komitmen untuk menghubungkan sistem yang telah dimiliki masing-masing negara.
“Dengan menghubungkan sistem, kita menghubungkan masyarakat dan membuka peluang melampaui batas negara,” kata Filianingsih.
50-in-5 merupakan kampanye advokasi global yang bertujuan mendukung 50 negara dalam merancang, meluncurkan, dan memperluas komponen infrastruktur publik digital yang aman, inklusif dan interoperabel sebelum 2028.
Sebagai bagian dari kampanye tersebut, 50-in-5 Awards memberikan pengakuan terhadap berbagai inisiatif yang berkontribusi nyata dalam mendorong kolaborasi dan implementasi digitalisasi infrastruktur publik.
Pada kategori Kolaborasi, penghargaan diberikan kepada kemitraan lintas negara yang berhasil mengimplementasikan atau memperluas penerapan infrastruktur publik dengan teknologi digital, dengan penilaian antara lain mencakup teknologi yang digunakan, interoperabilitas, keamanan dan inklusi, serta capaian implementasi nyata.
Adapun pengembangan QRIS Antarnegara dilakukan Bank Indonesia (BI) berkolaborasi dengan otoritas dan industri sistem pembayaran di berbagai negara dengan memanfaatkan infrastruktur pembayaran domestik masing-masing.
Pendekatan ini memungkinkan sistem pembayaran yang berbeda untuk saling terhubung tanpa mengharuskan setiap negara menggunakan sistem yang sama.
Konektivitas dibangun berdasarkan kesamaan tujuan, kepercayaan, standar yang disepakati, dan tata kelola yang jelas, dengan tetap menghormati kerangka domestik masing-masing negara.
Di tingkat nasional, implementasinya diperkuat melalui sinergi BI bersama Pemerintah, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dan industri sistem pembayaran Indonesia.
Konektivitas QRIS Antarnegara terus diperluas melalui kerja sama dengan Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok.
Sejak pertama kali diimplementasikan pada 2022 hingga Juli 2026, transaksi QRIS Antarnegara oleh pengguna negara mitra di Indonesia mencapai 21 juta transaksi atau senilai Rp5,90 triliun.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!