Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Yu Zidi Bersinar, Tiongkok Dominasi Hari Pertama Renang Asian Games

📅 Senin, 21 Sep 2026, 00:04 WIB | Oleh:

Namun, kali ini Pan harus berjuang hingga sentuhan terakhir. Ia mencatat waktu 46,61 detik, hanya unggul 0,04 detik atas perenang Korea Selatan, Kim Young-beom.

Rekan senegaranya, Hwang Sun-woo, merebut medali perunggu setelah tertinggal 0,18 detik dari Pan.

"Satu meter terakhir saya merasa akan kalah," kata Pan. "Mungkin ini keajaiban."

Kemenangan tersebut menjadi momentum kebangkitan bagi Pan setelah mengalami hasil mengecewakan pada Kejuaraan Dunia tahun lalu di Singapura. Saat itu, ia gagal menembus final nomor 100 meter maupun 200 meter gaya bebas.

"Hari ini kembali menjadi kompetisi besar, di Asia dan juga dunia, jadi saya sedikit gugup," katanya. "Saya pikir ini bagus untuk latihan saya dan masa depan saya."

Selain Yu dan Pan, Tiongkok juga meraih emas melalui Tang Qianting pada nomor 50 meter gaya dada putri, Xu Jiayu pada nomor 100 meter gaya punggung putra, serta Li Bingjie pada nomor 1.500 meter gaya bebas putri.

Tiongkok kemudian menutup malam dengan kemenangan pada nomor estafet 4x100 meter gaya bebas putri.

Jepang menjadi satu-satunya negara yang mampu menghentikan Tiongkok dari sapu bersih emas pada hari pertama renang. Tomoyuki Matsushita meraih emas nomor 200 meter gaya ganti perorangan putra dengan catatan waktu 1 menit 55,30 detik.

Matsushita harus bekerja keras pada lintasan terakhir untuk mengejar rekan senegaranya, Yumeki Kojima. Ia akhirnya memenangkan duel tersebut hanya dengan selisih 0,06 detik.

"Saat berbalik di jarak 50 meter, saya pikir saya sudah memenangkannya, tetapi kemudian saya disalip," ujar Matsushita.

"Saya tahu harus membawa perlombaan ini hingga sentuhan terakhir dan saya berhasil menjangkau sedikit lebih jauh daripada Yumeki."

Dengan enam emas dari tujuh nomor yang dipertandingkan, Tiongkok langsung menunjukkan dominasinya di cabang renang Asian Games. Namun, sorotan terbesar tertuju kepada Yu Zidi, remaja 13 tahun yang memulai debutnya dengan rekor Asian Games dan medali emas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Ekonomi
Kabut Asap Karhutla Hambat ...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Mendag Ajak Anak Muda Berbisnis Waralaba
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.