Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penderita ISPA Melonjak 20 Persen, Pemprov Kaltim Minta Warga Gunakan Masker

📅 Minggu, 30 Agu 2026, 14:25 WIB | Oleh:
Penderita ISPA Melonjak 20 Persen, Pemprov Kaltim Minta Warga Gunakan Masker Doc: antara foto
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Jaya Mualimin

SAMARINDA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah menyusul lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) hingga 20 persen akibat musim kemarau.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Jaya Mualimin mengatakan terdapat peningkatan kasus ISPA di sejumlah kabupaten/kota seiring kondisi kemarau

"Peningkatan tersebut masih berada pada kisaran 10–20 persen, masuk peningkatan kasus fluktuatif wajar karena siklus musiman," kata Jaya di Samarinda, Minggu (30/8).

Berdasarkan data Dinkes Kaltim sejak Januari sejumlah daerah mencatat kasus ISPA cukup tinggi.

Kota Balikpapan tercatat sebanyak 66.468 kasus, disusul Samarinda 48.230 kasus, Kutai Kartanegara 29.153 kasus, dan Kutai Barat 7.562 kasus.

Menurut dia, risiko gangguan saluran pernapasan meningkat akibat paparan debu di tengah kondisi cuaca yang kering dan berangin.

"Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan perlindungan diri, terutama saat beraktivitas di luar ruangan," jelasnya.

Menurut Jaya, kondisi kemarau menyebabkan tingkat kekeringan meningkat. Kondisi tersebut, ditambah dengan angin yang cukup kencang, membuat debu lebih mudah beterbangan dan berpotensi mengganggu saluran pernapasan.

Paparan debu tersebut perlu diantisipasi, terutama oleh anak-anak dan kelompok rentan. Langkah sederhana seperti menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dinilai dapat membantu mengurangi risiko penularan.

Selain memakai masker, masyarakat juga diimbau memperhatikan kondisi kesehatan dan segera memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) apabila mengalami keluhan atau gejala gangguan pernapasan.

"Dinas Kesehatan bersama jajaran di daerah terus memantau kondisi kesehatan masyarakat dan mendorong langkah pencegahan. Kami berharap masyarakat turut menjaga kesehatan," imbuhnya.

Ia menegaskan, langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Kaltim dalam mengantisipasi dampak musim kemarau sekaligus menjaga kesehatan masyarakat agar tetap sehat dan produktif di tengah kondisi cuaca ekstrem.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Kembali Bu...

Pemkot Tangerang Dukung Gerakan Tobat Ekologis

22 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Tangerang Dukung Ger...
Advertisement
Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.