Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ant International Perluas Pemanfaatan AI untuk Pembayaran dan Keuangan Global

📅 Senin, 21 Sep 2026, 18:35 WIB | Oleh:

Keamanan untuk Transaksi Berbasis Agen AI

Seiring meningkatnya penggunaan agen AI dalam transaksi, Ant International juga mengembangkan arsitektur keamanan dua lapis.

Sistem tersebut mencakup kerangka Know-Your-Agent (KYA), Alipay+ Agentic Mobile Protocol (AMP), serta AgentSafePay. Tujuannya adalah menghubungkan jaringan dompet digital dengan transaksi yang dilakukan agen AI sekaligus mengelola risiko yang muncul dari aktivitas agen.

AMP dikembangkan sebagai protokol pembayaran terbuka agar agen AI dapat menjalankan transaksi melalui berbagai aplikasi, super app, dan perangkat pintar.

Pada tahap awal, protokol tersebut didukung 10 mitra dompet digital Alipay+ dan tujuh acquirer. Ant International juga menyebut AMP dikembangkan dengan melibatkan kolaborasi KYA lintas jaringan bersama Mastercard dan Visa.

Selain memungkinkan transaksi lintas perangkat, AMP dirancang untuk mempercepat integrasi dompet digital serta memberikan kendali izin transaksi kepada pengguna. Sistem tersebut juga membuka kemungkinan transaksi bernilai sangat kecil yang dilakukan secara otomatis antargen AI.

Di sisi lain, AgentSafePay dirancang untuk menghadapi risiko spesifik transaksi berbasis agen. Ant International menyebut sistem ini memberikan jaminan dana penuh atas kerugian tertentu yang timbul akibat kesalahan interpretasi intent, malicious prompt injection, maupun risiko lain yang berkaitan dengan agen AI.

Antom Autopilot Otomatiskan Operasional Pembayaran

Pada layanan pembayaran, Ant International memperkenalkan Antom Autopilot. Solusi ini dirancang untuk mengelola siklus pembayaran merchant melalui satu antarmuka berbasis percakapan.

Proses yang dapat dibantu mencakup onboarding, integrasi, orchestration, perlindungan risiko, pemulihan pendapatan, pemecahan masalah, analisis keuangan, rekonsiliasi, hingga ekspansi ke pasar baru.

Ant International menyebut penerapan Antom Autopilot dapat memangkas waktu menuju transaksi pertama dari hitungan hari menjadi beberapa menit. Jumlah merchant yang menggunakan AI dalam proses integrasi juga disebut meningkat empat kali lipat dalam 12 bulan terakhir.

Perusahaan menargetkan 95% merchant dapat melakukan onboarding metode pembayaran baru dalam waktu kurang dari satu jam pada akhir 2026.

Untuk menangani sengketa transaksi, Antom juga menyediakan SmartDispute yang memberikan rekomendasi strategi penyelesaian dispute. Menurut perusahaan, rata-rata keberhasilan penyelesaian sengketa meningkat dari 24,5% menjadi 41,8%.

Selain itu, tersedia Antom AutoDispute untuk mengotomatisasi proses tersebut.

Produk lain mencakup Antom Revenue Booster untuk mengoptimalkan transaksi kartu melalui smart routing dan retry, Antom EasySafePay untuk menyederhanakan pembayaran melalui mobile wallet, serta Antom Shield untuk perlindungan terhadap fraud, penipuan, dan penyalahgunaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.