Festival Bahari Bisa Menjadi Magnet dalam Upaya Menyedot Wisatawan

Minggu, 20 Sep 2026, 05:16 WIB

JAKARTA – Saat ini tengah berlangsung festival bahari. Kegiatan ini bisa menjadi daya Tarik wisatawan. Beragam atraksi olahraga laut, seni budaya, hingga aksi pelestarian lingkungan memeriahkan Festival Bahari 2026 yang dihelat 19-20 September di Lapangan Sepak Bola Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu.

Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan mengatakan, festival ini menghadirkan sejumlah kegiatan, di antaranya stand up paddle board, speed race atau balap kapal, marine sport exhibition, serta pertunjukan musik.

Ket. Foto: olahraga laut — Sumber: ist

Menurutnya, Festival Bahari 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus memperkuat potensi sektor bahari, pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif di Kepulauan Seribu.

"Ini bukan sekadar hiburan, tetapi ruang untuk memperkuat potensi bahari dan ekonomi kreatif. Kepulauan Seribu merupakan bagian penting dari masa depan Jakarta," ujarnya, Sabtu (19/9).

Fadjar menjelaskan, pemilihan Pulau Kelapa dan Pulau Harapan sebagai lokasi pelaksanaan festival juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan daya tarik wisata serta kehidupan masyarakat pesisir kepada para pengunjung.

Ia berharap, festival tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha, komunitas, pegiat ekonomi kreatif, dan generasi muda sebagai ruang untuk berkreasi sekaligus mengembangkan potensi daerah.

"Jaga keramahan, kebersihan, keamanan, dan kelestarian lingkungan agar Kepulauan Seribu menjadi destinasi yang nyaman, ramah, berbudaya, serta berkelanjutan," terangnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kepulauan Seribu, Fahmi Ardi Ramlan memaparkan, pelaksanaan Festival Bahari tahun ini dikolaborasikan dengan program Ikatan Abang None Jakarta Kepulauan Seribu 2026.

Ia menuturkan, kolaborasi tersebut mempertemukan kreativitas generasi muda dengan seni budaya, pariwisata, ekonomi kreatif, serta kepedulian terhadap lingkungan.

"Melalui Gema Seribu, Abang dan None menghadirkan pertunjukan seni sebagai ruang ekspresi sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah," bebernya.

Selain pertunjukan seni, lanjut Fahmi, penguatan kapasitas pelaku wisata juga dilakukan melalui Excellence Host Program. Program tersebut memberikan pembekalan hospitality dan marketing kepada pemilik homestay.

"Upaya ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat pelayanan kepada wisatawan yang berkunjung ke Kepulauan Seribu," ucapnya.

Ia menambahkan, rangkaian Festival Bahari 2026 juga diisi kegiatan Sustainable Island bertajuk Restore the Planet, Restore the Future. 

Kegiatan tersebut mengajak peserta terlibat dalam aksi bersih pantai dan penanaman mangrove sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

"Rangkaian ini tidak hanya menawarkan rekreasi, tetapi juga pembelajaran, pemberdayaan, pengembangan kreativitas, peningkatan layanan wisata, dan kepedulian terhadap lingkungan," tandasnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.