Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bongkar Jaringan Narkotika Internasional, Polda Kaltim Periksa Penggunaan Mobil Dinas Pejabat

📅 Rabu, 16 Sep 2026, 12:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bongkar Jaringan Narkotika Internasional, Polda Kaltim Periksa Penggunaan Mobil Dinas Pejabat Doc: ANTARA
Ket. Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim Kombes Pol Romylus Tamtelahitu (kiri).

BALIKPAPAN – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur mendalami kasus narkoba yang menjerat WS, sopir operasional Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kota Balikpapan, termasuk aktivitas dan penggunaan mobil dinas oleh tersangka.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim Kombes Pol. Romylus Tamtelahitu di Balikpapan, Selasa (16/9), mengatakan penyidik menelusuri aktivitas dan lingkungan pergaulan WS untuk mengetahui kemungkinan adanya pihak lain yang terkait dengan perkara tersebut.

"Penyidik mencoba mendalami apakah sopir pribadi ini memiliki teman ataupun orang-orang dekat yang biasa diajak untuk nongkrong," katanya.

WS diketahui bekerja sebagai sopir operasional Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kota Balikpapan sejak 2021.

Polisi juga mendalami pola penggunaan kendaraan dinas Toyota Innova Zenix yang dikemudikan WS, tempat petugas menemukan barang bukti berupa 15 butir ekstasi dan satu paket sabu.

Romylus mengatakan pendalaman tersebut dilakukan untuk mengetahui aktivitas WS selama berada di lingkungan kantor pemerintahan.

"Ada tujuan lain untuk mengungkap pola driver pada saat ada di kantor dinas," katanya.

Menurut dia, hasil pendalaman perkara tersebut nantinya dapat menjadi masukan bagi Pemerintah Kota Balikpapan untuk memperkuat pengawasan internal.

Romylus mengatakan peredaran narkotika kerap berkaitan dengan relasi sosial terdekat, termasuk lingkungan pergaulan maupun tempat kerja.

Karena itu, Ditresnarkoba Polda Kaltim tidak hanya mengedepankan penindakan, tetapi juga pencegahan dengan melibatkan berbagai pihak.

"Kita tidak melulu hanya bicara penindakan terpola, tapi kita juga bicara pencegahan terintegrasi," ujarnya.

Saat ini, penyidik masih menelusuri asal barang bukti narkotika yang ditemukan serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Kasus tersebut bermula saat polisi menangkap WS di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Gunung Sari Ilir, Kecamatan Balikpapan Tengah, pada Rabu (2/9) sekitar pukul 18.00 WITA.

Saat penangkapan, WS menggunakan mobil dinas dan polisi menemukan barang bukti berupa 15 butir ekstasi dan satu paket sabu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Daerah
Tari Jaipong Harus Dilestar...

Persebaya Tak Remehkan PSS Sleman

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Persebaya Tak Remehkan PSS ...
Advertisement
Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.