Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sleman Menjadi Tuan Rumah Festival Kesenian Yogyakarta 2026

📅 Minggu, 13 Sep 2026, 23:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sleman Menjadi Tuan Rumah Festival Kesenian Yogyakarta 2026 Doc: Antara
Ket. ​Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X membuka FKY 2026 di Sleman.

Sleman - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi tuan rumah penyelenggaraan Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2026 yang dibuka di Lapangan Pemda guna memperkuat sinergi sektor kebudayaan dan pariwisata daerah.

​Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X di Sleman, Minggu, mengapresiasi kesiapan serta keteraturan pelaksanaan FKY 2026 yang mengusung tema Aksara tersebut.

​"Kesan saya sangat baik, tertib dan persiapannya matang, sehingga semuanya berjalan lancar. Semoga sampai akhir acara tetap bagus dan partisipasi publiknya tinggi," kata Sri Sultan setelah membuka acara.

​Sri Sultan juga menyoroti pemilihan lokasi acara yang berada di area bernilai sejarah tinggi. Langkah tersebut dinilai tepat untuk mengenalkan kembali titik-titik cagar budaya penting di DIY yang telah ada sejak era kolonial.

​Sementara itu, Bupati Sleman Hardo Kiswaya mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Sleman sebagai pusat penyelenggaraan FKY 2026.

Ia menekankan pentingnya integrasi program antara pemerintah kabupaten dan provinsi.

​"Ke depan, kita ingin kolaborasi ini tercermin hingga dalam penyusunan APBD agar program-program budaya dan pariwisata semakin terintegrasi dan tematik," kata Bupati Sleman.

​Bupati menambahkan FKY tidak hanya menjadi wadah untuk melestarikan (nguri-uri) budaya lokal, tetapi juga strategi mengenalkan potensi Sleman ke tingkat yang lebih luas.

Lonjakan pengunjung diharapkan memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM lokal.

​Terkait kawasan bersejarah yang menjadi lokasi acara, Pemkab Sleman membuka peluang pengembangan lebih lanjut di masa depan, seperti potensi pembangunan museum atau monumen edukatif.

​Seremoni pembukaan FKY 2026 menampilkan pertunjukan seni kolaboratif yang melibatkan seniman dari berbagai daerah, di antaranya ​Pulung Dance Studio, ​Praba Sambada Kabupaten Sleman, Komunitas CANTRIK Kulon Progo, ​Paguyuban Seniman Tari Kabupaten Bantul, ​Forseta Handayani Gunungkidul dan ​YK Reborn DIY.

​Acara pembukaan tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-DIY beserta Wakil Bupati Sleman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.