Perum Bulog Gandeng TNI Percepat Penyaluran Bantuan Pangan

Jumat, 11 Sep 2026, 15:23 WIB

JAKARTA – Pemerintah memperkuat langkah menjaga ketahanan pangan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan distribusi dengan mempercepat penyaluran bantuan beras kepada masyarakat. Perum Bulog menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk memastikan Bantuan Pangan menjangkau 33,2 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP) di seluruh Indonesia.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, keterlibatan TNI diperlukan untuk memperluas jangkauan sekaligus mempercepat distribusi, terutama ke daerah yang membutuhkan dukungan logistik dan distribusi lebih kuat.

Ket. Foto: Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani bertemu Kepala Staf Teritorial TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi di Mabes TNI, Cilangkap, Kamis (10/9), membahas percepatan penyaluran Bantuan Pangan kepada masyarakat. — Sumber: Istimewa

“BULOG siap bergerak lebih cepat dan lebih masif. Kami melihat sinergi dengan TNI sangat penting untuk memastikan Bantuan Pangan Pemerintah dapat segera diterima masyarakat di seluruh wilayah, termasuk wilayah yang membutuhkan dukungan distribusi lebih kuat,” ujar Rizal saat berkoordinasi dengan Kepala Staf Teritorial TNI Letnan Jenderal TNI Bambang Trisnohadi di Markas Besar TNI, Cilangkap, Kamis (10/9).

Menurut Rizal, dukungan jajaran TNI di berbagai daerah akan memperkuat pelaksanaan program, khususnya dalam memastikan bantuan yang telah disiapkan pemerintah dapat tersalurkan dengan lancar hingga ke tangan penerima.

“Kami ingin memastikan bahwa beras yang sudah disiapkan Pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang menjadi penerima manfaat. Karena itu, koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat. Bulog tidak bisa bekerja sendiri dan TNI merupakan salah satu mitra strategis dalam memperluas jangkauan penyaluran,” katanya.

Percepatan tersebut sejalan dengan dukungan Presiden Prabowo Subianto terhadap hasil Rapat Koordinasi Terbatas bidang pangan. Kebijakan itu disiapkan untuk menghadapi potensi El Nino sekaligus menjaga ketersediaan pangan masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru 2027.

Pemerintah juga memberikan dukungan terhadap penambahan Bantuan Pangan untuk periode Oktober hingga Desember 2026. Total bantuan yang disiapkan mencapai 1 juta ton beras bagi 33,2 juta PBP yang mencakup kelompok Desil 1 hingga Desil 4.

Tak hanya bantuan pangan, pemerintah menyetujui penambahan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 1 juta ton. Beras tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sepanjang September 2026 hingga Maret 2027.

Penguatan stabilisasi pangan juga mencakup penambahan Jagung SPHP sebanyak 150.000 ton. Komoditas tersebut diperuntukkan bagi peternak mikro, baik yang bergerak di sektor ayam pedaging maupun ayam petelur.

Di sisi lain, pemerintah mendorong hilirisasi komoditas beras. Sekitar 380.000 ton beras yang memiliki usia simpan lebih dari 10 bulan atau mengalami penurunan mutu akan dimanfaatkan sebagai bahan baku tepung beras. Langkah ini diarahkan untuk mendukung kebutuhan industri dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) nasional.

Rizal menegaskan, rangkaian kebijakan tersebut mencerminkan perhatian pemerintah terhadap pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, khususnya kelompok yang memerlukan dukungan.

“Kebijakan ini merupakan bentuk keberpihakan Pemerintah kepada masyarakat. Tugas BULOG adalah memastikan seluruh penugasan tersebut dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Karena itu, kami akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder agar distribusi berjalan cepat, masif, tertib, dan tepat sasaran,” tegasnya.

Momentum menjelang HUT ke-81 TNI turut menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung program pemerintah. Bulog dan TNI akan mempererat koordinasi mulai dari tingkat pusat hingga daerah agar penyaluran Bantuan Pangan berjalan optimal.

“Semangatnya adalah bagaimana negara hadir dan masyarakat merasakan langsung manfaat dari program ini. Dengan sinergi Bulog dan TNI, kami optimistis penyaluran dapat segera menjangkau masyarakat dengan waktu yang lebih cepat,” ujar Rizal.

Melalui kerja sama tersebut, Bulog berkomitmen menjaga kelancaran distribusi Bantuan Pangan Pemerintah sekaligus mendukung upaya memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah berbagai tantangan yang dihadapi ke depan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.