Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabel PLN Dicuri, Pasokan Listrik di Cipayung Alami Gangguan

📅 Kamis, 10 Sep 2026, 14:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabel PLN Dicuri, Pasokan Listrik di Cipayung Alami Gangguan Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Pelaku pencurian kabel.

JAKARTA – Pasokan listrik sebagian pelanggan di Cipayung sempat mengalami gangguan akibat terjadinya pencurian kabel PLN di wilayah Munjul, Cipayung, Jakarta Timur (Jaktim).

"Telah terjadi pencurian kabel pada aset kelistrikan di wilayah Munjul, Cipayung, pada Kamis pagi. Akibat kejadian tersebut, pasokan listrik kepada sebagian pelanggan di sekitar lokasi sempat mengalami gangguan," kata Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ciracas Feri Asmoro Hermanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (10/9).

Usai mendapatkan informasi tersebut, pihaknya langsung menerjunkan petugas untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan di lokasi kejadian.

"Petugas menemukan kabel jaringan tegangan rendah telah hilang dan melakukan penggantian material. Perbaikan selesai dilakukan dan pasokan listrik kembali normal pada pukul 07.36 WIB," jelas Feri.

Dia mengimbau masyarakat untuk turut menjaga aset kelistrikan dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan.

"Lapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar jaringan maupun fasilitas kelistrikan. PLN juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menindaklanjuti kejadian tersebut," ucapnya.

Sebelumnya, viral di media sosial warga mengejar mobil terduga pencuri kabel gardu Malaka, Kelurahan Munjul, Kecamatan Cipayung, Jakarts Timur, Kamis dini hari.

Peristiwa pencurian itu berawal dari warga di Kawasan Cipayung yang mengalami mati listrik. Setelah ditelusuri, terduga pelaku sedang beraksi di gardu tersebut.

Warga yang memergoki langsung meneriaki terduga pelaku dan membuat para pelaku kabur dengan kendaraan roda empat tersebut.

Para pelaku kabur ke arah Alternatif Cibubur, Ciracas. Namun, saat dilakukan pengejaran, pelaku berhasil meloloskan diri.

"Belum ada laporan, tapi kami sudah dapatkan informasi dari Binmas Polsek Cipayung," kata Kanit Reskrim Polsek Cipayung AKP Nasruki.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.